Masih Tertekan, Rupiah Makin Dekati ke Level Rp17.900 per Dolar AS
:
0
Nilai tukar rupiah Jumat (26/5) ini masih tertekan dan kembali melemah mendekati level Rp17.900 per dolar AS.
EmitenNews.com - Nilai tukar rupiah Jumat (26/5) ini masih tertekan dan kembali melemah mendekati level Rp17.900 per dolar AS.
Berdasarkan pantauan EmitenNews di laman Wise, USD1 dikonversi menjadi Rp17.887.80. Sedangkan berdasarkan konversi kurs di Google pada pukul 11.30 rupiah berada di level Rp17.876,65. Melemah dibandingkan posisi akhir Kamis (27/5) sebesar Rp16.848,00.
Sementara konversi real time lainnya dari Bloomberg, dolar menguat 0,22% terhadap Rupiah yang melemah ke level Rp17.884,50 per dolar AS.
Sampai hari ini rupiah masih berada di bawah tekanan karena 3 faktor utama. Pertama karena nilai tukar dolar AS dan yield US Treasury sedang sangat kuat. Menguatnya dolar san imbal hasil obligasi karena pasar menilai The Fed bakal menahan suku bunga tinggi lebih lama. Kalau dolar kuat dan yield AS tinggi, modal asing cenderung balik ke AS.
Kedua, harga minyak dan geopolitik Timur Tengah. Harga minyak Brent naik ke hampir $100/barel karena tensi AS-Iran gagal ada kesepakatan damai. Sebagai negara net importir minyak, tingginya harga minyak bagi Indonesia menjadikan defisit transaksi berjalan melebar dan inflasi impor naik.
Sementara dari dalam negeri, BI udah naikin suku bunga 50 bps ke 5,25% untuk menjaga rupiah dan membatasi inflasi impor, tetapi efeknya masih sangat terbatas. Padahal cadangan devisa BI sudah terkuras tidak kurang dari USD 10 miliar tahun ini karena intervensi terus.(*)
Related News
Langkah Cerdas Hadapi Risiko Ketidakpatuhan PMK 44/2026 di Era Digital
Program 3 Juta Rumah, Jamkrindo Jamin Pembiayaan Rp50,34 Triliun
Harga Batu Bara Acuan Periode I Agustus 2026, Naik Tiga Kategori
Impor Migas Melonjak, Juni 2026 Defisit USD0,45 Miliar
Juli Terjadi Deflasi Sebesar 0,14 Persen
Dolar AS Anjlok, Rupiah Pagi ini Rebound ke Rp17.989





