EmitenNews.com - Ramadhan 2026, umat Islam dapat melaksanakan ibadah di Masjid Negara IKN. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengatakan progres pembangunan masjid tersebut menjelang rampung, kini mencapai kurang lebih 98,4 persen. Bekas Menteri PUPR itu memproyeksikan bisa digunakan untuk kegiatan ibadah pada bulan Ramadhan tahun ini.e

"Progres pembangunan mencapai sekitar 98,4 persen. Masih ada beberapa detail interior yang harus diselesaikan. Masjid Negara IKN diproyeksikan bisa digunakan pada bulan Ramadhan tahun ini," kata Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono kepada wartawan soal pembangunan fasilitas ibadah di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (3/2/2026).

Masjid yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur itu dibangun di atas lahan seluas 32.125 meter per segi dan luas bangunan 61.596 meter per segi. Masjid yang dilengkapi kolam retensi itu mampu menampung lebih dari 60.000 jemaah.

Arsitektur Masjid Negara IKN karya pematung asal Bali, Nyoman Nuarta, menggabungkan unsur modern dan spiritual dengan bentuk kubah menyerupai sorban dengan menara setinggi 99 meter yang merepresentasikan Asmaul Husna.

Masjid Negara IKN dilengkapi dengan perpustakaan digital, ruang pertemuan, serta area komersial untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal, sehingga masjid tersebut juga dapat menjadi pusat peradaban.

Menteri Agama Nasaruddin Umar berkeinginan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 2026 sudah bisa dilaksanakan di Masjid Negara IKN. Karena itu, Masjid Negara IKN diproyeksikan juga siap digunakan untuk Shalat Idul Fitri 2026. 

Pembangunan fisik gedung Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara sudah mencapai 100 persen

Kemajuan pengerjaan pembangunan fisik gedung Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, telah mencapai 100 persen.

"Ya, progres fisik Istana Wakil Presiden sudah capai 100 persen. Saat ini fokus pengerjaan di bangunan Istana Wakil Presiden kepada pengadaan mebel dan interior," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

Istana Wakil Presiden di IKN menempati lahan seluas 148.417 meter per segi, luas bangunan 32.061 meter per segi, dengan nilai kontrak pengerjaan lebih kurang Rp1,457 triliun.

Arsitektur Istana Wakil Presiden di IKN mengusung konsep "huma betang umai". Dalam bahasa Dayak, suku asli di Kalimantan Timur, bermakna ibu sebagai pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara.

Pilihan desain rumah panggung dan panjang diangkat menjadi konsep Istana Wakil Presiden, merupakan ciri khas di Pulau Kalimantan, yaitu di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tenga

"Bangunan Istana hemat energi dan tidak konsumtif karena penting untuk lingkungan, kesehatan pengguna, bangunan, serta kenyamanan," jelas Basuki Hadimuljono.

Istana Wakil Presiden itu juga mengusung konsep pendingin hibrida sebagai pendingin udara hemat energi yang memaksimalkan sirkulasi udara silang.

Orientasi bangunan mengikuti arah matahari sumbu barat dan timur yang dapat mengurangi pemanasan pada bangunan, yang membuat energi pendingin bangunan jadi berkurang.

Begitu bangunan Istana Wakil Presiden telah rampung, kemudian penyempurnaan interior, untuk pengadaan mebel atau perabot Istana Presiden dan Wakil Presiden tanggung jawab sekretariat negara.

Menurut Basuki, pembangunan IKN berjalan baik, seluruh infrastruktur, melengkapi fasilitas hunian dan perkantoran, serta infrastruktur utama ekosistem pemerintahan. Termasuk lembaga yudikatif dan legislatif rampung pada 2028. ***