Maybank Sekuritas Tampung 5,13 Persen Saham SMIL, Porsi Dirut Menyusut
:
0
Direktur Utama merangkap pemegang saham pengendali PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)
EmitenNews.com - Terjadi perubahan porsi kepemilikan oleh pemegang saham di atas 5 persen PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) di sepanjang Desember 2025. Direktur Utama SMIL Hadi Suhermin merangkap pemegang saham pengendali dilaporkan mengurangi kepemilikannya.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek periode 31 Desember 2025 yang disampaikan manajemen SMIL kepada Bursa Efek Indonesia, Selasa, 6 Januari 2025, diketahui bahwa kepemilikan sang Dirut mengalami penyusutan dari 4,423 miliar saham yang setara 50,54 persen menjadi 4,112 miliar saham atau 46,99 persen dari seluruh saham yang tercatat sebanyak 8,751 miliar saham.
Di laporan tersebut, Perseroan juga menyatakan telah masuk pemegang saham lain yang mengusai 5,13 persen kepemilikan atau sebanyak 450 juta saham, yaitu PT Maybank Sekuritas.
Dengan demikian, porsi saham non pengendali pada akhir Desember 2025 tercatat meningkat menjadi 53,01 persen dibanding bulan sebelumnya 49,46 persen.
Perseroan juga melaporkan jumlah saham yang dimiliki publik atau free float menipis dari 16,98 persen pada November 2025 menjadi 15.4 persen di akhir Desember 2025.
Seiring dengan penyusutan porsi free float, jumlah pemegang saham bertambah 2.777 pihak menjadi 13.156 pemegang saham di akhir Desember 2025.
Harga saham SMIL catat penguatan 10 poin atau 3,01 persen menjadi Rp342 per saham pada akhir perdagangan hari ini. Namun demikian, saham ini emiten yang bergerak di bidang persewaan forklift ini mengalami penurunan harga sebesar 68 poin atau 16,59 persen dalam periode satu bulan terakhir.
Related News
Danai Akuisisi, COCO Right Issue 10,67 Miliar Lembar Rasio 1:3
Katrol Likuiditas, AADI Buyback Rp5 Triliun
Kuartal I, Laba dan Pendapatan Grup Astra (AUTO) Kompak Melejit
DRMA Jadwalkan Dividen Rp329,41 M, Cum Date 27 AprilĀ
Bermanuver Lagi, Prajogo Divestasi Saham CUAN Rp90,05 Miliar
Grup Sinarmas (MORA) Catat Laba Rp128 M, Melejit 23 Persen Kuartal I





