EmitenNews.com - Emiten properti logistik Grup Astra, PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP), menutup tahun buku 2025 dengan penurunan tajam pada laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk. Laba bersih tercatat hanya mencapai Rp63,209 miliar, anjlok drastis 73,9 persen dibandingkan Rp241,838 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. 

Penyusutan itu langsung tecermin pada laba per saham dasar (EPS) yang terkerek turun menjadi Rp9 dari Rp35, atau terpangkas 74,3 persen.

Melihat sisi top line, Penjualan dan pendapatan usaha MMLP sejatinya naik 3,6 persen menjadi Rp355,65 miliar dari Rp343,324 miliar. Namun, tambahan pendapatan itu tidak sepenuhnya menjadi bantalan laba karena beban usaha ikut membengkak 8,9 persen menjadi Rp150,92 miliar dari Rp138,51 miliar. 

Imbasnya terlihat pada laba usaha yang menyusut tajam menjadi Rp70,725 miliar dari Rp250,49 miliar, atau merosot 71,8 persen. EBITDA atau laba sebelum pajak juga turun dalam ke Rp69,558 miliar dari Rp252,396 miliar, melorot 72,4 persen.

Menengok sisi neraca, total aset emiten Grup Astra itu masih bertambah 1,9 persen menjadi Rp6,618 triliun dari Rp6,496 triliun. Ekuitas relatif stabil di Rp4,788 triliun, turun tipis 0,1 persen dari Rp4,793 triliun. Sementara liabilitas naik 7,5 persen menjadi Rp1,830 triliun dari Rp1,702 triliun. 

Selanjutnya, posisi kas dan setara kas kian kandel menguat 53 persen menjadi Rp150,42 miliar dari Rp98,3 miliar, memberi ruang likuiditas yang longgar.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Senin (23/2) saham MMLP tercatat ditutup menguat 0,82 persen naik 20 poin di level Rp492.