EmitenNews.com - Prima Andalan Mandiri (MCOL) akan menebar dividen tunai USD57,95 juta alias Rp995,55 miliar. Besaran dividen itu, disisihkan 86,9 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 sebesar USD66,68 juta. Dengan demikian, para investor akan mendapat jatah dividen Rp280 per saham. 

Dividen itu, sudah termasuk dividen interim pada 15 Desember 2025 sekitar USD17,02 juta alias Rp284,44 miliar setara dengan Rp80 per lembar. Oleh sebab itu, MCOL tinggal menggulirkan dividen final USD40,93 juta setara Rp711,11 miliar alias Rp200 per lembar. Lalu, sekitar 0,5 persen alias USD333,43 ribu sebagai dana cadangan. 

Dan, sisa 12,6 persen atau USD8,4 juta dari laba bersih dibukukan sebagai saldo laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 11 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 21 Mei 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 22 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 25 Mei 2026. Ex dividen pasar tunai pada 26 Mei 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 25 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 8 Juni 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, Prima Andalan mengemas laba bersih USD66,68 juta. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah USD422,61 juta. Dan, total ekuitas terkumpul USD589,65 juta. (*)