EmitenNews.com - Bank Mega (MEGA) bakal menyalurkan dividen Rp2,02 triliun. Alokasi dividen itu, sekitar 60,07 persen dari tabulasi bersih tahun buku 2025 senilai Rp3,36 triliun. Dengan hasil itu, para investor emiten bank asuhan Chairul Tanjung tersebut akan mendapat santunan dividen Rp171,95 per lembar. 

Kemudian, senilai Rp1,34 triliun alias 39 persen dari laba bersih dibukukan sebagai saldo laba. Dan, sebesar Rp35,11 juta setara 0,93 perssen disisihkan sebagai dana cadangan. Selain itu, investor juga akan mendapat saham bonus Rp5,87 triliun. Saham bonus dibanderol nominal Rp500 maksimal 11,74 miliar lembar. 

Saham bonus dibekali rasio 1:1. Artinya, setiap pemegang satu saham lawas akan mendapat satu saham baru. Nah, rencana pembagian dividen tunai dan saham bonus periode tahun buku 2025 sesuai hasil RUPS Tahunan pada 31 Maret 2026 dengan rincian sebagai berikut. 

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 9 April 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 April 2026. Cum dividen pasar tunai pada 13 April 2026. Ex dividen pasar tunai pada 14 April 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 13 April 2026 pukul 16.00 WIB. 

Pembayaran dividen pada 30 April 2026. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, emiten besutan Chairul Tanjung tersebut mengemas laba bersih Rp3,36 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp1,34 triliun. Total ekuitas Rp25,07 triliun. (*)