Melambung 284 Persen, FAP Agri (FAPA) Kuartal III-2022 Tabulasi Laba Rp546,05 Miliar

EmitenNews.com - PT FAP Agri (FAPA) per 30 September 2022 mencatat laba bersih Rp546,05 miliar. Terbang 284 persen dari edisi sama tahun lalu Rp141,89 miliar. Laba per saham dasar menjadi Rp150,45 dari sebelumnya Rp39,10.
Penjualan bersih Rp3,43 triliun, menanjak 57 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,18 triliun. Beban pokok penjualan Rp2,21 triliun, bengkak 36 persen dari periode sama tahun lalu Rp1,62 triliun. Laba kotor Rp1,22 triliun, menjulang 121 persen dari fase sama tahun lalu Rp558,86 miliar.
Jumlah beban usaha Rp251,10 miliar, membengkak 19 persen dari edisi sama tahun lalu Rp209,92 miliar. Laba usaha Rp970 miliar, menjulang 178 persen dari edisi sama tahun lalu Rp348 miliar. Penghasilan keuangan Rp5,45 miliar dari Rp431 juta. Rugi selisih kurs - neto Rp128,65 miliar bengkak dari Rp34,04 miliar.
Rugi pelepasan aset täta Rp102,56 juta dari untung Rp1,17 miliar. Rugi perubahan nilai wajar aset biologis Rp17,17 miliar dari untung Rp64,44 miliar. Beban keuangan Rp122,94 miliar dari Rp158,67 miliar. Beban pajak nihil dari Rp28,38 miliar. Rugi konversi proyek perkebunan kemitraan Rp98,45 juta dari nihil. Lain-lain bersih Rp40,37 miliar dari Rp13,90 miliar.
Total beban lain-lain bersih Rp223,14 miliar dari Rp141,14 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp746,86 miliar, melejit 259 persen dari edisi sama tahun lalu Rp207,79 miliar. Laba bersih periode berjalan Rp577,17 miliar, menanjak 279 persen dari edisi sama tahun lalu sejumlah Rp152,05 miliar.
Total ekuitas Rp3,73 triliun, naik tipis dari akhir tahun lalu Rp3,18 triliun. Jumlah liabilitas Rp4,75 triliun naik tipis dari akhir 2021 sebesar Rp4,74 triliun. Total aset Rp8,49 triliun, naik tipis dari akhir tahun lalu Rp7,93 triliun. (*)
Related News

Emiten Tambang Emas Grup Rajawali Catat Laba Drop 28,2 Persen di 2024

Dua Pengendali NINE Lepas Lagi 158 Juta Saham Harga Akuisisi

Bank Jago (ARTO) Tawarkan Saham ke Karyawan, Begini Mekanismenya

INKP Grup Sinarmas Tutup 3 Anak Usaha di Mauritius, Kenapa?

OBAT Genjot Kinerja Tahun Ini & Bagi Dividen 2024

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen