Memasuki 2024, Metrodata Electronics (MTDL) Prediksi Makin Banyak Perusahaan Butuh Jasanya
Ilustrasi PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL). dok. Liputan6.
EmitenNews.com - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) memprediksi tahun 2024 akan semakin banyak perusahaan membutuhkan jasa Metrodata Group dalam melakukan transformasi digital menuju Industy 4.0. Prediksi itu didasari fenomena makin berkembangnya era digitalisasi di berbagai sektor industri.
Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (4/1/2024), Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja mengungkapkan, teknologi yang menyertai penerapan ke arah Industry 4.0 selain AI tentunya juga adalah Internet of Things(IoT).
Lainnya, penerapan cloud computing dengan cyber security multi layer yang mumpuni, didasari oleh kolaborasi antara IT (informasi teknologi) dan OT (Operasional Teknologi) kelas dunia.
Metrodata yang berdiri sejak tahun 1975, yang merupakan perusahaan ICT (Informasi, komunikasi dan teknologi), telah membantu banyak perusahaan mengadopsi penerapan teknologi paling mutakhir.
Terutama dari sisi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), penerapan Solusi dan Konsultasi IT serta penyediaan tenaga kerja bidang IT yang terupdate dengan teknologi terbaru.
Sepanjang 2023, melalui berbagai partisipasi aktif dalam berbagai event teknologi strategis multi sektor, emiten Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Digital khususnya di bidang Solusi dan Konsultasi Digital serta Distribusi Digital ini, makin mengokohkan posisinya sebagai pionir sekaligus pemain utama dalam industri teknologi, komunikasi dan informasi (ICT) di Indonesia.
Pengalaman Metrodata yang kuat dan beragam dalam dunia ICT hingga saat ini memiliki ratusan mitra penyedia ICT global dunia serta lebih dari 100 brand produk ICT. Ini membuat tim Metrodata memiliki pengetahuan terdepan dalam hal penerapan transformasi digital bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia menuju Industry 4.0.
Hal ini tercermin dari keterlibatan aktif MTDL dalam beberapa rangkaian acara strategis multi sektor untuk pengembangan ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan di Indonesia di sepanjang tahun 2023.
“Tujuannya, guna pengembangan bisnis distribusi serta kolaborasi dalam menunjang bisnis solusi dan konsultasi kami," ujar Susanto Djaja.
Related News
Founder COAL Jualan Bertubi-Tubi, Harga Saham Nyungsep ke Rp86!
Emiten Mothercare (BABY) Ungkap Transaksi Material Rp345M, Ada Apa?
Jadi Perseroda, Bank Sumut Dapat Setoran Modal Berupa Gedung
Jaya Ancol Cairkan Kredit dari Danamon Rp100 Miliar
SPBU Esso Resmi Masuk Kantong, TPIA Perluas Cengkeraman Regional!
Grup Emtek (RSGK) Ungkap Pemulihan Suspensi, Mau Kerek Free Float!





