EmitenNews.com -PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) mencatatkan laba bersih sebesar Rp105.9 juta pada semester I 2023, atau anjlok 90,3 persen dibanding periode sama tahun 2022 yang terbilang Rp1,084 miliar.

 

Dampaknya, laba periode berjalan per saham melorot ke level Rp0,08 per lembar,sedangkan di akhir Juni 2022 berada di level Rp0,87.

 

Hasil itu dapat menekan defisit sedalam 0,0035 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp30,092 miliar.

 

Jelasnya, pendapatan perseroan anjlok 73,2 persen dibanding semester I 2022 menjadi Rp1,838 miliar.

 

Pemicunya, pendapatan jasa manajemen konstruksi anjlok 93,8 persen menjadi Rp157,62 juta.

 

Senasib, pendapatan rancang bangun/arsitektur turun 61,09 persen menjadi Rp1,681 miliar.

 

Walau beban pokok pendapatan dapat ditekan 61,67 persen menjadi Rp735,58 juta. Tapi laba kotor tetap amblas 77,7 persen menjadi Rp1,103 miliar.

 

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2023 tanpa audit emiten properti itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/7/2023).

 

Sementara itu, total kewajiban berkurang 25,5 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp2,612 miliar.