Menanjak 308 Persen, Armada Berjaya (JAYA) Kuartal I-2023 Raup Laba Bersih Rp5,55 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Armada Berjaya Trans (JAYA) per 31 Maret 2023 meraup laba bersih Rp5,55 miliar. Meroket 308 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,36 miliar. Dengan demikian, laba per saham dasar menanjak menjadi Rp6,99 dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,82 per eksemplar.
Pendapatan Rp18,92 miliar, naik tipis dari edisi sama tahun lalu Rp18,60 miliar. Beban pokok pendapatan Rp11,91 miliar, susut dari Rp13,16 miliar. Laba kotor Rp7 miliar, naik 28 persen dari posisi sama tahun lalu Rp5,44 miliar. Beban umum dan administrasi Rp3,83 miliar, menanjak tipis dari episode akhir tahun lalu Rp3,56 miliar.
Beban bunga Rp319,90 juta, bengkak dari edisi sama tahun lalu Rp225,33 juta. Laba penjualan aset tetap Rp3,79 miliar, melesat 104 persen dari episode sama tahun lalu tekor Rp40,35 juta. Pendapatan klaim asuransi kendaraan Rp3 juta, menanjak 79 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,67 juta. Pendapatan jasa giro Rp160,62 juta, melambung dari Rp2,86 juta.
Lain-lain bersih minus Rp88,27 juta, bengkak dari surplus Rp658,62 ribu. Laba sebelum beban pajak penghasilan dan pajak final Rp6,71 miliar, menanjak dari Rp1,61 miliar. Jumlah beban pajak penghasilan Rp1,15 miliar, bengkak dari Rp253,07 juta. Laba sebelum beban pajak final Rp5,55 miliar, melejit dari Rp1,36 miliar.
Jumlah ekuitas Rp122,98 miliar, menanjak dari episode akhir tahun sebelumnya sebesar Rp117,42 miliar. Total liabilitas Rp37,43 miliar, membengkak dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp14,13 miliar. Jumlah aset senilai Rp160,42 miliar, menanjak dari episode akhir tahun lalu Rp131,56 miliar. (*)
Related News
Lolos Fit and Proper Test OJK, Noel DCruz Resmi Jadi Komisaris NISP
Kabel Laut Pukpuk TLKM Koneksikan Langsung Papua ke Jaringan Global
Yuk Berburu Dividen, 11 Saham Tawarkan Yield Menarik, Cek Jadwalnya!
Komisaris dan Direksi HEAL Borong Saham, Sinyal Optimisme Orang Dalam
BIPI Bidik 50 Persen Pendapatan Non-Batu Bara, Tanam Capex USD5 Miliar
BAF Siapkan Rp244,3 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Juni 2026





