EmitenNews.com - PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) menyiapkan langkah strategis untuk memenuhi ketentuan minimum saham free float sebesar 15%. Perseroan berencana mengalihkan saham treasuri kepada investor non-afiliasi mulai September 2026.

Direktur Utama SCNP Djamarwie menyampaikan, saat ini perseroan memiliki saham treasuri sebanyak 192.334.900 saham atau setara 7,69%. Jumlah tersebut berasal dari aksi korporasi pembelian kembali saham atau buyback yang dilakukan pada April 2025.

"Perseroan juga menghadapi kendala dalam melepas saham treasuri ke pasar," tulis Djamarwie dalam keterbukaan informasi, pada Junat (11/9/2026).

Adapun, jumlah saham free float SCNP saat ini tercatat 12,3% sehingga belum memenuhi batas minimum 15% sesuai aturan Bursa Efek Indonesia.

Untuk mengatasi kendala tersebut, perseroan telah menyusun rencana pengalihan saham treasuri kepada investor non-afiliasi. Rencana itu telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris pada Agustus 2026.

SCNP akan mengalihkan sebagian saham treasuri sebesar 7,69% kepada para investor non-afiliasi. Kepemilikan akhir masing-masing investor ditargetkan berada di bawah 5%. Dengan struktur tersebut, saham yang dialihkan diharapkan dapat diperhitungkan sebagai tambahan saham free float.

Perseroan juga telah memulai implementasi rencana tersebut. Saat ini, SCNP tengah berkoordinasi dengan perusahaan efek yang bertindak sebagai arranger dan mendampingi proses pengalihan saham treasuri.

"Perseroan telah memulai implementasi atas rencana ini dan kini sedang melakukan koordinasi dengan Perusahaan Efek yang bertindak selaku arranger dalam proses pengalihan saham treasuri," ujar manajemen.

Saham Treasuri Masih Nyangkut di Harga Atas

Pada perdagangan terakhir Jumat (11/9/2026) tercatat SCNP ditutup terkoreksi 1,29% di level Rp153. Meski begitu, sempat terjadi arus transaksi signifikan pada pukul 10.51 WIB hingga sempat mengerek harga SCNP naik 11,61% di Rp173.0