Meningkat Target Kemitraan Sawit Rakyat PalmCo, Jadi 64.176 Hektare
:
0
Ilustrasi PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo menargetkan luas kemitraan sawit rakyat mencapai 64.176 hektare pada 2029. Ada peningkatan dari capaian 52.480 hektare pada Mei 2026. Dok. Perkebunan Nusantara IV.
EmitenNews.com - Pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat sekaligus mendukung kebutuhan pangan dan energi nasional. PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo menargetkan luas kemitraan sawit rakyat mencapai 64.176 hektare pada 2029. Ada peningkatan dari capaian 52.480 hektare pada Mei 2026.
Dalam keterangannya kepada pers, seperti dikutip Minggu (16/8/2026), Direktur SDM dan Umum PTPN IV PalmCo Suhendri mengatakan penguatan kemitraan petani menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat. Juga sekaligus mendukung kebutuhan pangan dan energi nasional.
“Peningkatan produktivitas sawit nasional menjadi tugas utama di hulu. PTPN IV PalmCo secara teknis mengintensifkan program kemitraan ini, karena jika produktivitas petani meningkat, target ketahanan pangan dan energi lebih mudah direalisasikan,” kata Suhendri dalam keterangan resminya.
PalmCo memaparkan target tersebut dalam Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2026 di SKA Convention and Exhibition, Pekanbaru. Ajang itu juga dimanfaatkan PalmCo untuk memperkenalkan penerapan digitalisasi perkebunan serta program kemitraan dari lini hulu hingga hilir.
Dalam seminar SIEXPO 2026 itu, Suhendri mengatakan sekitar 6,9 juta hektare perkebunan sawit nasional saat ini dikelola petani. Dalam kalkulasi perusahaan, peningkatan produktivitas sebesar 1,3 ton minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) per hektare di perkebunan rakyat dapat menambah produksi nasional sekitar 8,97 juta ton CPO.
Dalam pandangan Suhendri, tambahan produksi tersebut, dapat menjadi modal untuk memenuhi kebutuhan domestik, termasuk mendukung program biodiesel B50, tanpa mengganggu alokasi ekspor.
Untuk meningkatkan produktivitas petani, perusahaan menjalankan lima program kemitraan utama. Hal itu meliputi penyediaan benih dan percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pendampingan agronomis, serta fasilitasi akses pembiayaan dan sarana produksi.
Kemudian program lainnya berupa penyerapan tandan buah segar (TBS) dengan sistem grading yang transparan serta penguatan koperasi dan sistem ketertelusuran (traceability).
Luas Lahan Kemitraan Sawit Rakyat Perusahaan Tercatat 52.480 Hektare
Dari data yang ada diketahui, per Mei 2026, luas lahan kemitraan sawit rakyat perusahaan tercatat 52.480 hektare. Hal itu mencakup program revitalisasi perkebunan, konversi karet menjadi sawit, serta PSR dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Related News
Target Realisasi Investasi 2027 Rp2.322T, Menteri Rosan Pastikan Ini
Memasuki Semester II–2026, Ekonomi RI Dihadapkan Dua Sinyal Pelemahan
Buruan, Hari Ini 81.000 Konsumen Beli BBM Dapat Diskon
Hadapi Dinamika Global, BRICS Dorong Penguatan Fondasi Resiliensi
Danantara Buktikan Kinerja, Nada Optimisme Mengemuka
Kejar Aturan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027, Ini Langkah OJK





