Merdeka Copper (MDKA) Right Issue Rp2.830 per Saham Rasio 9.401:495, Ini Jadwalnya
:
0
EmitenNews.com - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu(PMHMETD) atau rigth issue sebanyak 1.205.999.956 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20 setiap saham .
Dalam prospektus yang diterbitkan hari ini Rabu (6/4) disebutkan, Setiap pemegang 9.401 saham lama tercatat dalam Daft ar Pemegang Saham (“DPS”) pada18 April 2022 berhak atas 495 saham HMET D, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaa n sebesar Rp2.830 setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pel aksanaan HMETD. Sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam rangka PMHMETD II ini adalah sebesar Rp3.412.979.875.480 atau Rp3,412 triliun
Brunp selaku pembeli siaga akan menyerap HMETD milik PT Saratoga Investasi Sedaya Tbk (SRTG) dengan porsi 18,293 persen. Selain itu, Brunp juga menyerap HMETD milik PT Mitra Daya Mustika dengan porsi 12,874 persen. Ditambah HMETD porsi PT Suwarna Arta Mandiri sebesar 6,054 persen.
Sebagai pembeli siaga, Brunp juga akan menyerap HMETD oleh pemodal lainnya sampai sebanyak banyak 757.096.484 lembar. Dengan harga pelaksanaan HMETD Rp2.830 per lembar, maka Brunp menyiapkan dana sebesar Rp3,412 triliun untuk menguasai 5,002 persen porsi saham emiten tambang emas ini.
Rencananya dana hasil right issue sekitar 60 persen akan disetor kepada PT Bumi Suksesindo guna mendanai sebagian kebutuhan belanja modal, pembayaran pokok utang dan modal kerja. Sedangkan, 22 persen dana hasil korporasi aksi itu akan digunakan PT Batutua Tembaga Raya. Oleh anak usaha itu akan digunakan belanja modal dan modal kerja.
Related News
Catat Laba Meningkat, DEWI Fokus Ekspansi dan Tak Bagi Dividen
GPRA Bidik Pertumbuhan Kinerja Hingga 10 Persen
DSSA Eksekusi Transaksi Jumbo, Telisik Tujuan Strategisnya
Komitmen, GPRA Bagi Dividen 5,09 Persen Laba
DEWA Jadwal Dividen Perdana, Cum Date 7 Juli 2026
Hapsoro Absen, ini Jadwal Right Issue SINI Rp3,6 Triliun





