Merger dengan InJourney, Ini Respons Garuda Indonesia

NGASO - Armada Garuda Indonesia tengah parkir di sebuah Bandara tanah air. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Garuda Indonesia (GIAA) mendukung rencana merger dengan Aviasi Pariwisata Indonesia alias Injourney. InJourney merupakan holding BUMN sektor pariwisata, dan aviasi. Dan, rencana tersebut masih dalam proses diskusi.
”Langkah penjajakan aksi korporasi tersebut terus berlangsung secara intensif,” tegas Tumpal Manumpuk Hutapea, Pelaksana Harian Direktur Utama Garuda Indonesia.
Tumpal menambahkan, saat ini, perseroan tengah memproses penyusunan kajian, dan mengeksplorasi opsi-opsi yang ada. Progres penjajakan tersebut akan disampaikan lebih lanjut kalau ada perkembangan signifikan mengenai realiasi rencana tersebut.
Namun, secara garis besar, Garuda Indonesia mendukung rencana penggabungan ke InJourney. ”Perseroan memandang positif dan mendukung rencana penggabungan tersebut, tentu akan dilandasi kajian, asesmen prudent terhadap outlook bisnis perseroan,” imbuhnya.
Berbagai aspek substantif mengenai rencana penggabungan tersebut tengah dikaji secara saksama, berkelanjutan dengan Kementerian BUMN, dan pemangku kepentingan lain. Itu selaras dengan tujuan Kementerian BUMN dalam memperkuat ekosistem industri transportasi udara nasional menuju industri makin berdaya saing. (*)
Related News

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun