Midi Utama (MIDI) Kantongi Restu Stock Split, dan Right Issue 4,61 Miliar Lembar
EmitenNews.com - Midi Utama Indonesia (MIDI) mengantongi restu penerbitan right issue maksimal 4.611.764.800 saham alias 4,61 miliar lembar. Saham baru tersebut dibalut dengan nilai nominal Rp10 per saham.
Penerbitan saham baru sebanyak itu seiring persetujuan pemecahan nilai nominal saham (stock split) menjadi Rp10 per unit dari skema awal Rp100 per lembar. Artinya, stock split menyapa pelaku pasar dengan rasio 1:10 atau satu berbanding sepuluh.
Nah, awalnya perseroan sebelum stock split akan menjajakan right issue maksimal 461.176.480 alias 461,17 juta eksemplar. Dengan persetujuan stock split berskema 1:10, secara otomatis penerbitan saham baru meluber menjadi 4,61 miliar lembar bernominal Rp10.
Rencananya, korporasi ini digelar dalam rentang 12 bulan setelah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Selanjutnya, dana hasil right issue pemilik merek dagang Alfamidi dan Midifresh itu, untuk modal kerja, pengembangan kegiatan usaha, dan anak usaha seperti pengembangan gerai.
Perseroan menggarnasi aksi korporasi tersebut tidak akan menyebabkan perubahan pengendalian. Pasalnya, dampak diluasi dari right issue maksimum hanya 13,79 persen. ”Alokasi detail penggunaan dana hasil right issue akan dijabarkan dalam prospektus ringkas kepada investor dalam waktu dekat,” tulis Suantopo Po, Corporate Secretary Midi Utama Indonesia. (*)
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





