EmitenNews.com - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menargetkan penjualan di tahun 2026 mencapai Rp388 miliar. Target itu ditetapkan seiring perusahaan melihat peluang industri popok bayi nasional yang diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 11,6 persen selama periode 2025 hingga 2032.

Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek menyampaikan, guna menjangkau potensi pertumbuhan tersebut, perusahaan tengah membangun pabrik Baby Diapers yang ditargetkan mulai beroperasi di tahun 2026.

“Harapan kami, pabrik Baby Diapers ini dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan, menjaga kualitas produk, keterjaminan supply-chain, mengurangi ketergantungan impor dan resiko nilai tukar mata uang sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri,” ujar Mengky dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (29/6).

Bersamaan dengan itu, MMIX juga mengatakan telah meneken kerja sama dengan PT Sariayu yang merupakan bagian dari Martha Tilaar Group. Menurut Mengky, kerja sama tersebut diproyeksikan guna memperluas bisnis ke pasar tradisional dan sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).

Atas kerja sama tersebut, MMIX membidik pembukaan 300 ribu toko baru di pasar tradisional.

"Baru dua minggu lalu menandatangani kerja sama dengan PT Sariayu Indonesia. Dipelopori ibu Marta Tilaar yang terkenal di sektor health and beauty. Hal inilah yang kita harapkan bisa menambah pertumbuhan sampai 90 persen dari sales," ujar Mengky.

Sementara dari sisi kinerja keuangan, sepanjang kuartal I 2026, MMIX berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp50,1 miliar atau tumbuh 2,6 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp48,8 miliar.

Sejalan dengan tumbuhnya pendapatan, MMIX juga mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 20,6 persen menjadi Rp1,5 miliar di tahun 2026.

Adapun pada perdagangan Jumat lalu (26/6), saham MMIX terkoreksi 9,03 persen atau turun 70 poin ke level Rp705. Meski begitu, jika menilik performa year to date, saham MMIX justru terpantau melonjak 226,39 persen atau naik 489 poin.