EmitenNews.com - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mengejar pertumbuhan bisnis pada 2026 melalui strategi inovasi produk, ekspansi distribusi, dan efisiensi operasional.

CEO & Founder MMIX, Mengky Mangarek, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi titik balik kinerja perseroan setelah berhasil berbalik dari rugi menjadi laba.

“Perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,2 miliar atau tumbuh 334 persen secara yoy, didukung peningkatan kualitas laba dan efisiensi operasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (21/4/2026).

Dari sisi pendapatan, MMIX membukukan pendapatan sebesar Rp201,5 miliar, tumbuh 5 persen secara yoy. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh lini produk baby diapers yang melonjak 37,5 persen dan menjadi kontributor utama terhadap profitabilitas perusahaan.

Selain itu, fundamental bisnis perseroan juga menunjukkan perbaikan signifikan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan gross profit margin sebesar 8,1 persen, peningkatan EBITDA sebesar 33,4 persen, serta arus kas operasional yang membaik menjadi Rp46,1 miliar.

Memasuki 2026, MMIX menargetkan fase akselerasi dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp382 miliar. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan memperluas distribusi di kanal modern trade, general trade, dan e-commerce, serta melakukan diversifikasi portofolio produk.

Strategi menjaga pertumbuhan

Di sisi inovasi, MMIX terus menghadirkan produk baru seperti wet tissue dan bamboo tissue, serta berbagai produk untuk kebutuhan higienitas modern. Produk bamboo tissue disebut telah melalui uji iritasi dan toksisitas sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap kualitas dan keamanan.

“Untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri dan tekanan daya beli masyarakat, MMIX menekankan efisiensi operasional. Hal ini dilakukan melalui optimalisasi utilisasi pabrik, pengendalian biaya, serta diversifikasi pemasok guna menjaga stabilitas harga bahan baku,” ujar Mengky.

Selain itu, MMIX melihat peluang ekspansi melalui pengembangan kanal distribusi baru, termasuk kerja sama dengan institusi dan komunitas. Strategi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar tanpa mengganggu kanal distribusi yang telah berjalan.

“Dalam jangka panjang, MMIX menargetkan untuk menjadi salah satu pemain utama di industri healthcare dan consumer goods, dengan fokus pada penguatan merek, ekspansi pasar, serta pertumbuhan berkelanjutan baik di pasar domestik maupun regional,” tutup Mengky.

Pada perdagangan intraday Selasa (21/4/2026), saham MMIX menguat 3,57 persen atau naik 10 poin ke level Rp290.