EmitenNews.com - Multi Medika Internasional (MMIX) terus memacu transformasi bisnis. Itu dilakukan dengan mengebut penyelesaian konstruksi pabrik popok kolaborasi strategis hasil kerja sama dengan raksasa manufaktur asal China, Fujian Nice Paper, melalui perusahaan patungan (Joint Venture) PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI).

Langkah ekspansi masif emiten kesehatan dan personal care itu, fokus pada fasilitas produksi di atas lahan seluas 1 hektar di Tangerang, Banten. Pabrik popok itu, direncanakan memiliki kapasitas mesin mencapai 900 popok per menit, tercepat di Indonesia. Langkah itu, sebagai bagian dari strategi dalam penguatan portofolio investasi sektor personal care dalam mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan.

”Pembangunan fasilitas terintegrasi itu, akan mempercepat proses lokalisasi produksi popok bayi merek andalan mereka, MIUBaby, selama ini telah sukses mengamankan jalur distribusi eksklusif di jaringan ritel modern raksasa seperti Alfamart dan Indomaret," tutur Synthia Wijaya, Corporate Secretary MMIX, via keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kehadiran basis manufaktur lokal itu, dirancang tidak hanya fokus memproduksi pada segmen popok bayi, melainkan juga dipersiapkan untuk memproduksi popok dewasa, pembalut wanita, hingga tisu basah secara bertahap. Secara teknis, lini produksi pada pabrik MNPI berkecepatan tinggi ini ke depan memiliki potensi performa maksimal sangat masif, setara dengan proyeksi 1,8 miliar popok per tahun.

Dalam rencana jangka panjang korporasi, lanjut dia, MMIX berkomitmen untuk terus mengembangkan kapasitas pabrik ini hingga mengoperasikan total 10 lini produksi penuh secara mandiri. Melalui strategi integrasi vertikal dari hulu ke hilir itu, perseroan membidik efisiensi biaya operasional progresif, dan kontrol kualitas jauh lebih ketat, diproyeksi mampu memangkas Harga Pokok Penjualan (HPP) secara signifikan guna mempertebal margin laba bersih perusahaan.

Transformasi fundamental dari status heavy distributor produk impor berlisensi menuju produsen utama manufaktur itu, diproyeksi bakal menjadi mesin pertumbuhan (growth engine) finansial terbesar bagi MMIX. Segmen Mom & Baby Care ditargetkan mampu menyumbang 40 persen hingga 50 persen dari total pendapatan perseroan sepanjang 2026.

Manajemen optimistis dapat mengunci target pertumbuhan segmen baby care di level 11 persen atau lebih, yang akan didorong oleh beroperasinya pabrik baru kelak serta tingginya tingkat kesadaran orang tua di pasar domestik terhadap produk berkualitas tinggi. "Di lantai bursa, progres agresif dari proyek pabrik kolaborasi ini terus direspons positif oleh para pelaku pasar modal. Kami optimistis kecepatan prduksi 1.000 per menit," pungkasnya. (*)