Multi Bintang (MLBI) Tebar Dividen, Totalnya Rp1,18 Triliun
:
0
Ragam Produk PT Multi Bintang Indonesia Tbk. Foto: istimewa
EmitenNews.com - Emiten produsen minuman beralkohol golongan A dan minuman non-alkohol terkemuka di Indonesia, PT Multi Bintang Indonesia, Tbk (MLBI) menetapkan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp561 per saham atau setara Rp1,18 triliun.
Keputusan itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026, di Aloft South Jakarta Hotel.
Dalam rapat tersebut, emiten produsen Bir Bintang ini mengantongi persetujuan dari para pemegang saham yang menghadiri atau mewakili 93,09% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Manajemen MLBI menerangkan, jumlah dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp190 per saham atau setara Rp400,33 miliar yang telah dibayarkan. Serta, dividen tambahan sebesar Rp371 per saham yang akan dibayarakan sebagai sisa dividen final.
Adapun para pemegang saham yang berhak atas dividen tersebut adalah tercatat Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Bagi para investor yang membidik dividen dari MLBI, berikut adalah jadwal penting perdagangan saham dengan hak dividen yang perlu diperhatikan:
- Pasar Reguler & Negosiasi
- Cum Dividen: 19 Juni 2026
- Ex Dividen: 22 Juni 2026
- Pasar Tunai
- Cum Dividen: 23 Juni 2026
- Ex Dividen: 24 Juni 2026
- Tanggal Pencatatan (Recording Date): 23 Juni 2026
- Tanggal Pembayaran Dividen: 10 Juli 2026
Selain dialokasikan untuk dividen, RUPST MLBI juga menyetujui penyisihan laba sebesar Rp10 juta untuk dana cadangan perseroan. Sisa dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya akan dicatat kembali sebagai saldo laba untuk tahun buku berikutnya.
Related News
BBRI Bakal Gelar Buyback, Siapkan Dana Rp500 Miliar
MLBI Bagikan Dividen Final Rp371 per Saham, Gelontorkan Seluruh Laba!
Mundur dari INET, Tongam L Tobing Geser ke Personel Alih Daya (PADA)
Phapros (PEHA) Pasang Target Laba dan Penjualan 2026 Naik Dobel Digit
Danantara Terbitkan Global Bond USD1,5 Miliar Setara Rp26,85 Triliun
Akselerasi Fase Pertumbuhan, PYFA Segarkan Susunan Komisaris





