Net Buy Rp322 Miliar, IHSG Melonjak 1,47 Persen. 5 Saham Ini Yang Diborong Asing di Sesi I
:
0
EmitenNews.com- Indeks Harga Saham Gabingan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sesi 1 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/12) ditutup menguat 1,47 persen, atau naik 88,516 poin ke level 6.098,644. Sebanyak 301 saham menguat, 168 saham melemah, dan sisanya stagnan. Adapun transaksi perdagangan mencapai Rp12,187 triliun dari 18,7 miliar saham yang diperdagangkan. Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar alias net buy sebesar Rp322 miliar. Saham - saham yang dibeli asing dengan nilai terbesar adalah PT Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp191,2 miliar, PT Astra International Indonesia (ASII) senilai Rp91,2 miliar, PT Telkom Indonesia (TLKM) senilai Rp80 miliar, PT Merdeka Cooper & Gold (MDKA) senilai Rp19,2 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) senilai Rp17 miliar dan PT Indah Kiat & Paper (INKP) senilai Rp16 miliar. Sedangkan dari 10 indeks sektoral yang ada, tercatat seluruh sektor menjadi sentimen positif yang mendorong IHSGke zona hijau. Sektor yang menguat antara lain; sektor pertambangan naik 3,48%, sektor manufaktur naik 1,37%, sektor perdagangaan naik 1,02%, sektor Consumer menguat 0,54%, sektor property naik 0,97%, sektor Agri naik 1,90%, sektor Infrastruktur naik 3,19%, sektor Perbankan naik 0,89%, sektor Industri Dasar naik 1,70%, dan sektor Aneka Industri menguat 3,31%. Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 2,20% menjadi 967,627. Sedangkan indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,45% ke 657,584. Sementara Indeks IDX30 naik 2,31% ke 524,611. Sedangkan indeks MNC36 terpantau menguat 1,92% ke level 334,234.
Related News
Cuan Melimpah dari Lahan Industri & BBM, Mana yang Bikin AKRA Kaya?
Sukses di Singapura, Kopi & Donat Laris Manis, Omzet FORE Rp1,59 T
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien





