Net Sell Asing Masih Tinggi, Analis Prediksi IHSG Rawan Koreksi
:
0
Gedung BEI di Jakarta. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa (2/6) ditutup menguat 1,11 persen atau naik 68,045 poin ke level 6.195,427. Sebanyak 389 saham melemah, 281 saham berhasil menguat, dan 147 saham lainnya stagnan.
Sejak pembukaan pasar, IHSG sebenarnya dibuka di zona hijau pada level 6.210,004 dan sempat menyentuh level tertinggi hariannya di 6.264,261. Kendati sempat mengalami tekanan hingga ke level terendah di 6.143,625, IHSG berhasil kembali menghijau.
Dari pantauan melalui RTI Business, aktivitas perdagangan terbilang ramai di mana volume saham yang diperdagangkan mencapai 31,250 miliar lembar, dengan nilai transaksi mencapai Rp25,473 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2,57 juta kali transaksi.
Dengan catatan perdagangan tersebut, total nilai market cap Indonesia bertengger di angka Rp10.918,653 triliun.
Meski begitu, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menyebut penguatan IHSG sebelumnya disertai net sell asing hingga Rp1,37 triliun.
Sehingga untuk perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2026) IHSG diperkirakan akan kembali mengalami koreksi. Adapun area support berada di kisaran 6.000-6.100, sedangkan resistance berada di kisaran 6.200-6.300.
“Saham-saham yang paling banyak dijual asing pada perdagangan kemarin adalah TPIA, ASII, MAPI, BUVA, dan BMRI,” ujar Fanny.
Investment specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Ahmad Faris Mu’tashim juga memperkirakan IHSG hari ini diproyeksikan bergerak pada rentang 6.090-6.130.
Ahmad memberikan rekomendasi bagi investor untuk mencermati dua saham ini. Yaitu, SUPA dengan area support di 820 dan resistance di 900 serta 935. Lalu, MINA dengan support area di 306 serta resistance area di 362 dan 396. (*)
Related News
Importir Tiongkok Tahan Diri, Stok Meluber, Sektor Batu Bara Terancam
Aksi Jual Tekan IHSG, Hari Ini (4/6) Uji Area 5.814
Pasar Modal Indonesia Runtuh! Tergerus Ketidak Percayaan
Penghargaan dari LSEG Jadi Refleksi Perjalanan 20 Tahun Henan Asset
CFX Gelar Crypto Conference 2026 Pada 8 Juni di Jakarta
BTN Gandeng Bank Sampah Kurangi Emisi Rumah





