IHSG Melemah ke 6.091, Volume Transaksi BNBR dan BUMI Terbesar
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 39,2 poin atau 0,64% ke level 6.091,38 pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Setelah dibuka menguat, indeks komposit akhirnya tertekan aksi jual dan sempat merosot ke level terendah intraday 6.029,32.
Mayoritas saham melemah yaitu sebanyak 468 saham, yang menguat hanya sebanyak 177 saham, dan 148 saham lainnya tidak berubah harga.
Volume perdagangan saham capai 40,14 saham, frekuensi 1,97 juta kali, dan nilai transaksi capai Rp22,97 triliun.
Saham-saham kelompok usaha Bakrie ramai ditransaksikan dengan volume perdagangan paling tinggi. Volume transaksi Bakrie & Brothers (BNBR) capai 5,9 miliar saham senilai Rp569,3 miliar dan Bumi Resources (BUMI) sebanyak 3,8 miliar saham senilai Rp606,7 miliar.
Namun demikian, harga saham keduanya merosot. BNBR anjlok 13,46% ke Rp90 dan BUMI merosot 3,64% ke Rp159 per saham.
Selain masuk jajaran teraktif, saham BUMI berada di jajaran teratas 45 saham terlikuid dengan penurunan terdalam. Setelah BUMI, Merdeka Battery Material (MBMA) merosot 2,82% ke Rp482, dan Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) turun 2,61% ke Rp1.305 per saham.
Related News
Lokomotif Ekonomi, BTN Perkuat Kemitraan dengan Pemprov Malut
Baksos Operasi Katarak BCA Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Mentawai
IHSG Mendadak Junam ke Level 6.000 Usai Sempat Dibuka Naik!
BBM Subsidi Batal Naik, Prabowo Kebut PLTS 100 GW
IHSG Cenderung Koreksi, Serok Saham-Saham Berikut
Kejar Industri Hijau, Kemenperin Siapkan Insentif Fiskal





