NIKL Catat Rugi Susut Jadi USD18,8 Ribu Meski Penjualan Drop di 2024
:
0
Manajemen NIKL ketika menggelar paparan kinerja
EmitenNews.com - - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) hingga akhir Desember 2024 mencatatkan penjualan sebesar USD155,72 juta atau turun 8,9 persen dari penjualan USD171,08 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan keuanga perseroan Senin (10/2) emiten BUMN tersebut menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi USD146,33 juta dari USD169,50 juta dan laba bruto naik menjadi USD9,39 juta dari laba bruto USD1,58 juta tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak diraih sebesar USD308,70 ribu usai mencatat rugi sebelum pajak USD4,82 juta tahun sebelumnya. Sedangkan rugi tahun berjalan tercatat sebesar USD18,85 ribu turun 99,48 persen dari rugi tahun berjalan USD3,66 juta tahun sebelumnya.
Jumlah liabilitas turun menjadi USD79,41 juta hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah liabilitas USD80,05 juta hingga periode 31 Desember 2023. Jumlah aset tercatat USD135,26 juta hingga periode 31 Desember 2024 turun tipis dari jumlah aset USD135,81 juta hingga periode 31 Desember 2023.
Related News
Grup Djarum Serok 4,84 Miliar Saham Grup Bakrie (BTEL), Ada Korporasi?
Kian Dekat dengan Perusahaan Korea, Saham PICO Terbang 34,31 Persen
Usai Bareskrimkan 6 Nama, ASBI Kebut Rapat Darurat
Saham FCA milik Bakrie dan Saham Baru Diakuisisi Ini Lepas Suspensi
BEI Umumkan Pantau Aktivitas 3 Saham Tak Wajar, Ada Milik Grup Isam
BEI Gembok 4 Saham Sekaligus, Kapan Dibuka?





