Nyungsep 86 Persen, Laba Emiten Ponakan Luhut (TOBA) Kuartal III-2023 Sisa USD7,49 Juta
:
0
EmitenNews.com - TBS Energi Utama (TOBA) per 30 September 2023 mencatat laba bersih USD7,49 juta. Drop 86 persen dari episode sama tahun sebelumnya USD54,75 juta. Dengan hasil tersebut, laba per saham dasar emiten Ponakan Luhut Binsar Panjaitan itu, turun ke posisi USD0,0009 dari edisi sama tahun sebelumnya USD0,0068.
Pendapatan USD370,36 juta, mengalami koreksi 21 persen dari posisi sama tahun lalu USD469,13 juta. Beban pokok pendapatan USD317,97 juta. Mengalami koreksi dari episode sama tahun sebelumnya USD360,16 juta. Laba kotor terkumpul USD52,39 juta, anjlok 51 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD108,97 juta.
Beban umum dan administrasi USD37,34 juta, bengkak dari USD23,13 juta. Beban penjualan dan pemasaran USD1,43 juta, naik dari USD1,2 juta. Laba selisih kurs bersih USD539,81 ribu melambung 646 persen dari edisi sama tahun sebelumnya minus USD98,71 ribu. Pendapatan lain-lain USD36,55 juta, naik dari fase sama tahun lalu USD35,5 juta.
Laba operasi USD50,71 juta, mengalami penyusutan 57 persen dari posisi sama tahun lalu USD120,03 juta. Pendapatan keuangan USD2,64 juta, turun dari USD3,31 juta. Beban keuangan USD27,8 juta, bengkak dari USD19,94 juta. Laba sebelum beban pajak USD25,55 juta, susut dari USD103,39 juta. Beban pajak USD6,69 juta turun dari USD19,62 juta.
Laba periode berjalan USD18,86 juta, menukik 77 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD83,76 juta. Total ekuitas USD417,86 juta, turun dari USD423,71 juta. Total liabilitas terakumulasi USD527,21 juta, bengkak dari akhir 2022 sebesar USD475,61 juta. Jumlah aset USD945,07 juta, menanjak dari akhir tahun lalu USD899,32 juta. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





