OJK Dinilai Lamban Tanggapi Dugaan Transaksi Benturan Kepentingan Telkomsel-GOTO
:
0
EmitenNews.com -
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta tanggap untuk menelisik dugaan transaksi benturan kepentingan dalam investasi Telkomsel - anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), pada PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp6,4 triliun.
Pakar Kebijakan dan CEO Narasi, Achmad Nur Hidayat mengingatkan, OJK harus terlibat pengawasan sejak awal dari pergerakan saham GOTO sejak awal IPO sampai akhirnya skandal besar benar-benar terungkap.
OJK jangan bermalasan untuk memastikan dana publik di pasar saham aman dan adil, bukan menjadi alat permainan skema ponzi segelintir orang.
"OJK jangan terkesan lamban dan tidak cukup responsif terkait dugaan adanya konflik kepentingan dan afiliasi dalam penempatan dana Telkomsel ke GOTO. Penempatan dana tersebut sarat dengan konflik kepentingan dari oknum komisaris baik di Telkomsel maupun di GOTO," ujar Achmad kepada media, Kamis (2/6/2022).
Senada, Pengamat Pasar Modal, Yanuar Rizki mengingatkan, OJK perlu mengawasi proses sebelum, saat dan setelah IPO dari GOTO, sebab banyak dugaan pelanggaran UU Pasar Modal dan aturan OJK sendiri.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





