EmitenNews.com—Amman Mineral Nusatenggara, perusahan tambang mineral grup Medco telah tengah menunggu ijin efektif penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penelaahan prospketus IPO Amman Mineral.
“Mengenai nilai emisi dan jumlah saham akan diketahui setelah mendapat ijin publikasi awal dan uji tuntas,” kata dia kepada media dalam paparan publik secara daring, Senin (27/2/2023).
Sebelumnya banyak diberitakan, Amman Mineral tengah mengincar dana senilai USD1,miliar atau Rp15 triliun dari pelaksanaan IPO.
Amman saat ini tengah membangun fasilitas pemurnian atau smelter tembaha dan emeas sebagai bentuk aturan kebijakan hilirisasi dan aturan pelarangan eksort konsentrat tembaga.
Related News
Kalender Libur BEI 2027, Cek Bulan Panen Cuti Bersama & Tanggal Merah
Bukan untuk Investor Ritel, BEI Sebut Short Selling Khusus bagi Expert
BEI: Short Selling Berpotensi Dongkrak Likuiditas Bursa hingga 17%
RUPSLB Demutualisasi BEI Ngaret, Danantara Incar Kongsi 40% & AB 51%
BEI Hidupkan Lagi Short Selling Mulai 15 September 2026
Catatan BI, Konsumsi Tertekan, Penjualan Eceran Turun 0,1 Persen





