EmitenNews.com—Amman Mineral Nusatenggara, perusahan tambang mineral grup Medco telah tengah menunggu ijin efektif penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penelaahan prospketus IPO Amman Mineral.
“Mengenai nilai emisi dan jumlah saham akan diketahui setelah mendapat ijin publikasi awal dan uji tuntas,” kata dia kepada media dalam paparan publik secara daring, Senin (27/2/2023).
Sebelumnya banyak diberitakan, Amman Mineral tengah mengincar dana senilai USD1,miliar atau Rp15 triliun dari pelaksanaan IPO.
Amman saat ini tengah membangun fasilitas pemurnian atau smelter tembaha dan emeas sebagai bentuk aturan kebijakan hilirisasi dan aturan pelarangan eksort konsentrat tembaga.
Related News
Perkuat Ekosistem Keuangan Berkelanjutan, BEI Tetapkan Saham Hijau
BI Soroti Era Suku Bunga Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
BEI Luncurkan Green Equity, Wadah Baru Saham Eco-Friendly Pasar Modal
BEI Beri Kado Suspensi 72 Emiten Bandel, Alasannya Karena Ini
Hadapi Risiko Digital, BI Tata Struktur Industri Sistem Pembayaran
Bos BEI Serukan Jangan Panik ke Investor Soal Penggantian Gubernur BI





