Onix Capital Terancam Delisting, UOB Kay Hian Kolektor Mayoritas Saham OCAP
EmitenNews.com - PT Onix Capital (OCAP) terancam delisting. Pasalnya, saham perseroan telah menjalani suspensi sepanjang 18 bulan terakhir. Dan, pada 1 September 2022 mendatang, pembekuan saham Onix Capital akan berumur 24 bulan.
Berdasar regulasi, perusahaan terbuka terancam delisting apabila mengalami kondisi, atau peristiwa, secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan memadai.
Selanjutnya, saham perusahaan tercatat tersebab suspensi di pasar reguler, dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir. Berdasar RUPS Tahunan pada 11 Agustus 2021, berikut susunan dewan komisaris dan direksi Onix Capital.
Komisaris utama Hardjanto Adiwana, Komisaris Independen Zainuddin Effendi, Direktur Utama Bagus Hananto, Direktur Tjie Ping Aston Setiadi. Per 31 Januari 2022 berdasar laporan bulan registrasi pemegang efek, Pemegang saham Onix Capital sebagai berikut.
UOB Kay Hian (Hong Kong) Ltd mengempit 122,94 juta lembar atau 45 persen. Hardjanto A memegang 21,84 juta lembar atau 8 persen, Djajusman Suryowijono 95,62 juta lembar atau 35 persen, dan masyarakat 32,78 juta lembar atau 12 persen. (*)
Related News
Regulasi Diketok, Kini IPO Baru Wajib Setor 15–25 Persen Free Float!
Per 1 April, BEI Hentikan Perdagangan Saham ASPR
BEI Naikkan Minimum Free Float Saham jadi 15 Persen, Cek Datanya
OJK Hormati Putusan KPPU Soal Dugaan Kartel Suku Bunga Pinjaman Daring
Bos BEI Beber Bursa RI Masuk 20 Besar Global dari Sisi Likuiditas
Bidik 30Juta SID, BEI Ajak Investor Lokal Agar Pasar Tak Direbut Asing





