Outlook Stabil, Fitch Affirmasi Peringkat Bank Danamon (BDMN) di 'BBB'/'AAA(idn)'
:
0
EmitenNews.com -Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Issuer Default Rating (IDR) PT Bank Danamon Indonesia di 'BBB'. Pada saat yang sama, Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang Danamon di 'AAA(idn)' dan Peringkat Nasional Jangka Pendek di 'F1+(idn)'. Outlook untuk peringkat jangka panjang adalah Stabil. Daftar lengkap tindakan pemeringkatan ada di bawah.
Peringkat Nasional Jangka Panjang 'AAA' menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan oleh agensi dalam skala Peringkat Nasional untuk negara tersebut. Peringkat ini diberikan kepada emiten atau surat utang dengan ekspektasi risiko gagal bayar terendah relatif terhadap semua emiten atau surat utang lainnya di negara atau kesatuan moneter yang sama.
Peringkat Nasional Jangka Pendek 'F1' menunjukkan kapasitas paling kuat untuk pembayaran tepat waktu atas komitmen keuangan relatif terhadap emiten atau obligasi lain di negara yang sama. Di bawah skala Peringkat Nasional agensi, peringkat ini diberikan pada risiko gagal bayar terendah relatif terhadap orang lain di negara atau kesatuan moneter yang sama. Jika profil likuiditas sangat kuat, tanda "+" ditambahkan ke peringkat yang diberikan.
Peringkat yang Didorong oleh Dukungan : Peringkat IDR dan Nasional Danamon digerakkan oleh dukungan, mencerminkan pandangan Fitch tentang kemungkinan besar dukungan luar biasa dari induknya, Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG, A-/Stabil/a-), jika diperlukan . Harapan ini diwujudkan dalam Shareholder Support Rating (SSR) Danamon di 'bbb'.
Terhubung ke IDR Induk : Peringkat Danamon dikaitkan dengan IDR Mata Uang Asing Jangka Panjang MUFG, yang mencerminkan keyakinan kami bahwa dukungan dari pemerintah Jepang kemungkinan besar akan diizinkan mengalir ke Danamon melalui MUFG, jika diperlukan. Hal ini didorong oleh pandangan kami bahwa Indonesia adalah pasar yang penting secara strategis bagi banyak perusahaan Jepang dan Danamon merupakan anak perusahaan MUFG yang penting di luar negeri.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





