Pameran IIMS 2023, Hadir di Indonesia Wuling Saingi Dominasi Jepang
:
0
Wuling Motors dalam IIMS 2023. dok. VIVA.
EmitenNews.com - Ini pencapaian Wuling Motors. Brand asal Tiongkok ini cukup berhasil menyaingi dominasi brand asal Jepang seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, maupun Suzuki, yang sudah lebih dahulu hadir menguasai pasar Indonesia. Hadir pada Juli 2017, penjualan Wuling di Tanah Air termasuk salah satu yang tertinggi. Pada 2022 lalu, total penjualan Wuling mencapai 30.037 unit.
Kepada pers, di sela pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, Minggu (19/2/2023), Pengamat otomotif Bebin Djuana menyampaikan, keberhasilan Wuling masuk pasar Indonesia tidak terlepas dari kualitas produk, selain layanan purna jual yang baik. Karena itu, dalam kurun waktu yang tidak lama, Wuling bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat. Tentunya ini karena produk dan layanan yang dihadirkan.
Wuling telah menunjukkan komitmennya untuk mendukung pasar otomotif Indonesia melalui peresmian pabrik dan supplier park seluas 60 hektare di Cikarang, Jawa Barat. Wuling juga berani memproduksi dan memasarkan mobil listrik Air Ev dengan harga yang kompetitif, saat brand otomotif lainnya masih menahan diri.
Dalam pameran IIMS 2023, Wuling juga kembali meluncurkan produk terbarunya yang merupakan compact SUV pertamanya di Indonesia, Alvez. Dihadirkan dalam tiga varian, Alvez dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 209 juta on the road (OTR) Jakarta.
Keberanian Wuling ini menjadi modal penting untuk bisa diterima masyarakat. Bahkan saat ini Wuling Air Ev menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia. Setelah Air Ev, Wuling juga meluncurkan Almaz Hybrid.
Related News
Tanggapi Presiden, Bagi UMKM Kemudahan Akses Pembiayaan Lebih Utama
Kunjungan Turis China Meningkat, Masih di Bawah Malaysia dan Australia
Tunggu Hasil Audit Proses Restitusi dari BPKP, Purbaya Kejar WP Nakal
Kabar Baik, SKK Migas Temukan Potensi 13 Sumur Migas Baru di Kutai
Bagai Langit dan Bumi, Outlook Vietnam dan RI Berdasarkan Moody's
2025 Laba Bersih IIF Tumbuh 51 Persen, 2026 Diversifikasi Sumber Dana





