Pandemi Diujung Senja, PP Properti (PPRO) Kebut Apartemen Mazhoji Margonda
EmitenNews.com - Pengembang properti terkemuka Indonesia PP Properti (PPRO) mengembangkan Mazhoji apartment. Proyek di jalan utama Margonda, Kota Depok itu, mengusung konsep Student Residence atau Apartemen Mahasiswa.
Sebagai bagian pencapaian target, dan pemenuhan komitmen perseroan kepada para Stakeholders, pada trimester terakhir tahun ini, perseroan memutuskan melanjutkan pembangunan Apartemen Mazhoji.
”Melalui pengelolaan portofolio bisnis secara komprehensif, mempertimbangkan tingkat risiko, dan melakukan tight money policy, kami berupaya memenuhi komitmen kepada stakeholders khususnya Apartemen Mazhoji, untuk tetap memberikan hunian terbaik, dan pencapaian kinerja terbaik perseroan. Promo-promo special tentu akan kami luncurkan untuk menyambut para calon konsumen,” tutur Ikhwan Putra, VP of Corporate Secretary PP Properti.
Depok telah menjadi salah satu alternatif daerah yang dilirik para pemburu hunian. Selain karena lokasi sebagai penunjang Ibu Kota Negara, Depok mencatat kenaikan baik pada indeks harga, suplai maupun permintaan. Apartemen Mazhoji dengan lokasi dekat pintu tol Margonda, beberapa fasilitas pendidikan, dan kesehatan daerah Depok, menjadikan Apartemen Mazhoji sebagai pilihan investasi menarik.
”Keberadaan Tol Serpong-Pamulang, Tol Depok-Antasari, dan Tol Cimanggis-Kukusan baru-baru ini dioperasikan, membuat kami yakin Apartemen Mazhoji dapat memenuhi ekspektasi para investor properti,” tegas Ikhwan.
Ya, tidak disangkal sektor properti sempat tertekan akibat pandemi Covid-19. Seiring pandemi diujung senja, properti diramal memulai kembali bangkit. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dalam Property Outlook 2022 mengungkap sektor properti masih menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Itu linier dengan capaian marketing sales PP Properti sepanjang 2022 senilai Rp950 miliar atau 80 persen dari target perseroan. (*)
Related News
Emiten Galangan Kapal (LEAD) Perpanjang Jatuh Tempo Kredit USD16 Juta
Asia Intrainvesta Lepas 125 Juta Saham NAYZ, Raup Rp2,94 Miliar
Jeong Hyuk Lee Mundur sebagai Presiden Komisaris BPFI
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA





