Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime Futures Strategi Alternatif
:
0
Ilustrasi aset kripto. Dok. Pajak.
EmitenNews.com - Bittime datang dengan instrumen futures yang dapat menjadi salah satu alternatif strategi untuk menghadapi berbagai arah pergerakan pasar. Hal itu pas dalam menghadapi pergerakan pasar kripto yang masih cenderung sideways dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah kondisi yang ada, Bittime menjadikan pasar kripto masih tetap membuka peluang bagi trader dan investor.
Bittime menilai instrumen futures dapat menjadi salah satu alternatif strategi untuk menghadapi berbagai arah pergerakan pasar.
Berdasarkan data CoinMarketCap per 15 Juli 2026, harga Bitcoin menguat 3,39% dalam 24 jam terakhir dan naik 2,75% dalam sepekan. Namun, dalam satu bulan terakhir Bitcoin masih bergerak di kisaran USD59.000 hingga USD66.000, mencerminkan kondisi pasar yang relatif stagnan.
Futures Jadi Alternatif Strategi di Tengah Pasar Sideways
Menjawab kebutuhan tersebut, Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meluncurkan layanan Bittime Futures pada Rabu, 15 Juli 2026. Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.
Peluncuran ini dilakukan setelah Bittime memperoleh izin dari PT Central Finansial X (CFX). Izin ini menjadikan Bittime sebagai PAKD pertama yang memperoleh lisensi Futures dari CFX pada era pengawasan dan pengaturan kripto di bawah OJK.
Bisa dibilang kehadiran Bittime Futures melengkapi ekosistem investasi Bittime yang kini mencakup Spot, Staking, dan Futures, sehingga menghadirkan lebih banyak cara berinvestasi bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai pilihan strategi investasi aset kripto dalam satu platform.
Dalam keterangannya Kamis (16/7/2026), Direktur PT Central Finansial X (CFX), Lukas Lauw, mengatakan instrumen derivatif merupakan bagian penting dalam pendalaman pasar. Pasalnya, karena memberikan pilihan strategi investasi sekaligus manajemen risiko yang lebih komprehensif bagi konsumen.
Lukas mengatakan, instrumen derivatif merupakan bagian penting untuk pendalaman pasar, karena memberikan opsi manajemen risiko dan strategi investasi yang lebih komprehensif bagi konsumen.
“Kami menyambut baik langkah inovatif dari anggota bursa dan berharap peluncuran layanan derivatif oleh Bittime ini dapat meningkatkan adopsi derivatif secara domestik, tentunya dengan tetap menjadikan tata kelola, integritas pasar, dan pelindungan konsumen sebagai prioritas utama," kata Lukas.
Related News
Gencarkan Literasi Keuangan Digital, Indosaku Datangi Berbagai Kampus
Realisasi Investasi Capai Rp511,8 Triliun, Serap 742 Ribu Tenaga Kerja
Dolar AS Loyo ke 100,5, Naikkan Ekspektasi Fed Pangkas Suku Bunga
Emas Global Stabil Dekati USD4.060, Harga Antam Turun Tipis
Bank Sentral Korea Naikkan Bunga Setelah 3 Tahun Demi Dongkrak Won
KOSPI Longsor 5%, Saham Chip Korsel Rontok Berjamaah





