Pasar Masih Meraba Kenaikan Suku Bunga Fed, IHSG Diprediksi di Kisaran 6.996-7.150
:
0
EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Selasa 14 Juni 2022 ditutup menguat 0,78% pada level 7049. Saham sektor transportasi mengalami penguatan terbesar, setelah selama beberapa hari mengalami koreksi terbesar. Sedangkan saham sektor industrial dan consumer cyclicals mengalami koreksi. Investor asing net sell Rp550,79 miliar.
Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan Waterfront Sekuritas bergerak pada kisaran support 6.996/6.925 dan resistance 7.095/7.150. Saham yang diunggulkan adalah BBRI, BBCA, BMRI, TLKM, dan UNVR.
Indeks di bursa Wall Street semalam ditutup variatif. Indeks Dow Jones dan S&P500 ditutup melemah, sedangkan Nasdaq Composite ditutup menguat tipis.
Menjelang pengumuman hasil pertemuan The Fed pada hari Rabu waktu AS, pasar masih diliputi oleh kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed yang lebih banyak dari estimasi sebelumnya akibat inflasi yang masih tinggi. Sehingga berpotensi mendorong terjadinya resesi ekonomi AS.
"Pasar memprediksi The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 0,75% pada pertemuan kali ini, lebih besar dari prediksi sebelumnya yang sebesar 0,50%," kata analis Waterfront, Ratna Lim.
Indeks bergerak fluktuatif di dua arah sepanjang perdagangan. Mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih agresif dari perkiraan, yield US-Treasury dengan tenor 10 tahun naik pada level 3,4%, menyentuh level tertinggi selama 11 tahun terakhir. Sedangkan yield US-Treasury tenor 2 tahun meningkat pada level 3,43%.
Kenaikan Nasdaq Composite dipicu oleh penguatan pada saham Tesla, Microsoft dan Nvidia. Potensi kenaikan suku bunga The Fed juga mendorong reli pada dollar AS sehingga memicu penurunan lebih lanjut pada harga emas.(fj)
Related News
IHSG Lanjut Naik 2 Persen Lebih ke 5.863, Reli 3 Hari Beruntun
TEI 2026 Targetkan USD17,5 Miliar, Bidik Potensi Jatim
IHSG Terus Melaju, Borong Saham ANTM, BBCA, ARCI, dan BMRI
Perdagangan Jumat (3/7), IHSG Masih Konsolidasi di Area Ini
Tantangan IHSG Hingga Akhir Tahun 2026
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat





