EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level di atas 5.000 pada perdagangan Selasa (20/10). Alhasil, pada penutupan perdagangan, IHSG kembali parkir di zona hijau, menguat 5,65 persen ke level 5.278,89.

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan penguatan IHSG disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian dan target penguatan sebelumnya telah tercapai.

"IHSG diperkirakan berada pada bagian dari wave iv dari wave (iii) dari wave. Dalam jangka pendek, IHSG masih berpeluang untuk menguji 5.328-5.458. Namun, perlu diwaspadai akan adanya potensi pembalikan arah ke rentang 5.093-5.191," ujarnya.

Untuk perdagangan Rabu (21/10), Herditya memperkirakan indeks bergerak dengan support 4.915 dan 4.754, serta resistance di 5.317 dan 5.563.

Terpisah, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis T., mengatakan indeks rebound setelah pasar merespon positif langkah-langkah yang dilakukan oleh otoritas bursa sebagai upaya untuk memenuhi standar MSCI.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI berpotensi membentuk Golden Cross di area oversold, namun histogram MACD masih berada di area negatif.

"Volatilitas pergerakan saham diperkirakan masih akan tinggi dengan IHSG berpotensi menguji level 5.300-5.400," kata Alrich.

Adapun untuk perdagangan kali ini, Phintraco mencermati saham-saham berikut, yaitu TLKM, BBCA, ANTM, BMRI, BBNI, dan BBRI. Sedangkan MNC Sekuritas mencermati saham-saham ini, di antaranya AKRA, GOTO, PSAB, dan MDKA.