Patok Harga Rp100, Indo Boga Sukses (IBOS) Mulai Penawaran Umum 19 April 2022
EmitenNews.com - PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) bersiap menggelar penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO) pada 19-21 April 2022 dengan harga penawaran Rp 100.
Perseroan menawarkan sebanyak 1.607.360.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 25 setiap saham atau sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Jumlah seluruh nilai penawaran umum adalah Rp 160,73 miliar.
Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 803.680.000 waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 12,5% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan.
Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang dua saham baru perseroan berhak memperoleh satu Waran Seri I di mana setiap satu waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.
Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama dua tahun. Waran seri I adalah efek yang diterbitkan oleh perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan yang bernilai nominal Rp 25 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 180 yang dapat dilakukan setelah enam bulan sejak efek dimaksud diterbitkan, yang berlaku mulai tanggal 25 Oktober 2022 sampai dengan tanggal 25 April 2024.
Tanggal efektif: 14 April 2022
Masa penawaran umum perdana saham: 19-21 April 2022
Tanggal penjatahan: 21 April 2022
Tanggal distribusi saham secara elektronik: 22 April 2022
Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 25 April 2022
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek adalah PT NH Korindo Sekuritas Indonesia dan PT Surya Fajar Sekuritas.
Related News
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun
Hasil Tajak di Sumur Pengembangan ABB-143 Hasilkan 3.672 BOPD Minyak
IHSG Bertabur ATH, Investor Tunggu Prabowo Buka Perdagangan 2026





