PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
:
0
Gedung Gudang Garam menantang langit. Foto - Anggara Architeam
EmitenNews.com - Gudang Garam (GGRM) per 30 September 2026 mengemas laba bersih Rp4,52 triliun. Menanjak 310,9 persen dari episode sama tahun lalu hanya senilai Rp1,1 triliun. Menyusul hasil positif itu, laba per saham emiten anggota Morgan Stanley Capital International (MSCI) Small Cap index tersebut melesat menjadi Rp2.350 dari sebelumnya Rp575.
Pendapatan tercatat Rp61,48 triliun, melorot 8,67 persen dari posisi sama tahun lalu Rp67,32 triliun. Biaya pokok pendapatan Rp52,48 triliun, mengalami penciutan dari episode sama 2025 sebesar Rp61,02 triliun. Laba kotor terakumulasi Rp9 triliun, mengalami lompatan signifikan dari fase sama tahun lalu Rp6,3 triliun.
Pendapatan lainnya Rp305,77 miliar, terkoreksi dari Rp393,29 miliar. Beban usaha Rp3,36 triliun, berkurang signifikan dari Rp4,81 triliun. Beban lainnya Rp2,4 miliar, berkurang dari Rp3,45 miliar. Rugi kurs bersih Rp4,54 miliar, drop dari untung Rp10,76 miliar. Laba usaha Rp5,93 triliun, melenting dari Rp1,89 triliun.
Saham Lawan Arus Market
Beban bunga Rp4,72 miliar, berkurang drastis dari sebelumnya Rp270,4 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp5,93 triliun, mengalami lompatan signifikan dari Rp1,62 triliun. Beban pajak penghasilan Rp1,41 triliun, bengkak dari Rp511,45 miliar. Laba Rp4,52 triliun, melejit dari Rp1,1 triliun.
Total ekuitas Rp65,55 triliun, mengalami peningkatan dari periode akhir tahun sebelumnya Rp62,57 triliun. Jumlah liabilitas tercatat Rp11,63 triliun, turun dari episode akhir tahun 2025 sebesar Rp12,68 triliun. Total aset terkumpul Rp77,19 triliun, bertambah signifikan dari akhir tahun lalu Rp75,25 triliun.
Menyusul kinerja apik itu, saham GGRM menanjak 2,34 persen setara 375 poin menjadi Rp16.400. Tidak dipungkiri, lima hari terakhir, saham GGRM terpangkas 3,39 persen atau 575 poin dari edisi 26 Oktober 2026 di kisaran Rp16.975 per eksemplar.
PBV hanya 0,07 Kali
Namun, kalau dikalkulasi sejak awal tahun 2026 alias year to date, saham GGRM justru meroket 20,15 persen alias 2.750 poin dibanding periode 2 Januari 2026 di level Rp13.650. Dalam tempo 52 minggu terakhir, saham GGRM perdah menyentuh level tertinggi Rp21.825, dan terendah Rp12.625.
Gudang Garam dipersenjatai dengan nilai kapitalisasi pasar alias market cap Rp31,56 triliun. Lalu, diperkuat oleh price earning rasio sebanyak 7,15 kali. Yang mencengangkan price to book value (PBV) di bawah 1 yaitu tepatnya 0,07 kali. (*)
Related News
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi
Pastikan Rumor Merger Tidak Benar, BCA (BBCA) Ungkap Fakta Ini





