Peduli Soal Pemberantasan Korupsi di Sektor Swasta, SICO Gabung KAKI

EmitenNews.com—PT Sigma Energy Compressindo Tbk, perusahaan jasa yang fokus pada bidang kompresor di industri minyak dan gas dengan memanfaatkan teknologi kompresor mini gas, sah bergabung ke dalam Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAKI). Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama emiten berkode saham SICO, Benny usai acara signing Declaration of Intent dalam acara KAKI Forum, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Benny menjelaskan, pihaknya mendukung penuh terhadap upaya-upaya yang menekankan kepada pemberantasan korupsi. Dikatakannya sektor swasta memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan bisnis bersih, transparan, dan akuntabel.
Melalui ekosistem bisnis yang bebas korupsi, ditambahkan Benny perekonomian Indonesia akan menarik lebih banyak investor dan memberikan potensi kerja sama bisnis jangka panjang. Dengan langkah transparansi, menerapkan kebijakan anti korupsi dan kepatuhan, perusahaan akan dapat mencapai bisnis yang berkelanjutan.
Sementara itu, Erry Riyana Hardjapamekas, Ketua KAKI Advisory Committee, mengungkapkan peran sektor swasta perlu lebih ditingkatkan dalam upaya memerangi korupsi yang selama ini telah memberikan dampak buruk bagi dunia bisnis di Indonesia, bukan saja karena menghambat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan daya saing bisnis, namun juga meningkatkan 10% dari total biaya aktivitas bisnis secara global.
Erry yang mantan ketua KPK ini mengatkana data pada Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] dari tahun 2004 hingga 2018, tercatat 238 kasus korupsi sektor swasta, yang merupakan angka korupsi tertinggi kedua setelah anggota parlemen.
Berdasarkan pada PERMA no. 13 Tahun 2016, Sistem Anti Suap OJK, UU Gratifikasi, dan Program Profit KPK, penanggulangan tindak pidana korupsi tidak hanya terfokus pada sektor publik tetapi juga pada sektor swasta. “Untuk dapat mencapai itu semua, pentingnya mewujudkan tindakan kolektif yang memperkuat serta mendukung terciptanya kolaborasi antara publik dan swasta sehingga dapat menjadi penggerak penting untuk menciptakan lingkungan bisnis yang bersih,”katanya Dengan bergerak bersama, lanjut Erry sektor swasta akan memiliki teman-teman yang berpikiran sama untuk berjuang bersama dalam membangun integritas bisnis.
Mengenai kinerja SICO sendiri Benny mengungkapkan perusahaan meraih hasil positif di kuartal III. SICO sukses mencatat kenaikan laba sebesar 28,36 di kuartal III tahun 2022.
PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) meraih laba bersih periode berjalan sebesar Rp8,78 miliar per kuartal III 2022, tumbuh 28,36% dibandingkan per kuartal III 2021 yang tercatat laba bersih sebesar Rp6,84 miliar.
Mengutip keterbukaan informasi di situs BEI, Rabu (23/11), perolehan laba bersih tahun berjalan perseroan dipengaruhi oleh jumlah pendapatan usaha kuartal III 2022 yang mencapai Rp55,78 miliar. Capaian ini meningkat 1,38 % dibanding per kuartal III 2021 yang sebesar Rp55,02 miliar.
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar