EmitenNews.com - PEFINDO menegaskan peringkat idA- untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Obligasi Berkelanjutan (PUB) II, dan Obligasi PUB III. Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah stabil.
Peringkat mencerminkan posisi pasar ADHI yang kuat, keuntungan sebagai perusahaan konstruksi milik negara, dan sinergi yang kuat dengan anak perusahaan yang akan mendukung peningkatan marjin.
Namun, peringkat dibatasi oleh leverage yang tinggi dan proteksi arus kas yang lemah, risiko eksekusi terkait dengan pertumbuhan order book, serta lingkungan bisnis yang volatil. Peringkat dapat dinaikkan jika ADHI dapat mempertahankan kebijakan terhadapinvestasi yang disiplin yang didukung oleh order book yang kuat dan dapat dieksekusi dengan baik serta perbaikan metrik kredit secara berkelanjutan.
Namun, peringkat dapat diturunkan jika ADHI menambah utang secara signifikan dari yang diproyeksikan akibat dari kebijakan yang lebih agresif terhadap investasi atau eksekusi yang lebih lemah dari yang diproyeksikan atas order book-nya, sehingga leverage menjadi lebih tinggi dan rasio cakupan bunga melemah secara berkelanjutan.
Kami juga dapat menurunkan peringkat jika kami meyakini akses ADHI terhadap pendanaan memburuk yang dapat berdampak pada kapasitasnya untuk membayar utangnya.
ADHI, didirikan pada tahun 1960, adalah perusahaan kontraktor milik negara yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Bisnis ADHI diklasifikasikan menjadi empat segmen utama: konstruksi; engineering procurement and construction (EPC); properti dan realti; dan infrastruktur investasi. Per 30 Juni 2023, pemerintah Indonesia memiliki 64% saham di ADHI dan sisanya dimiliki publik.
Related News
Gandeng Taiheiyo Cement, SMGR Terjun ke Bisnis Soil Stabilization
Emiten Perhotelan FITT Batal Akuisisi PT Poseidon Shipping
Mau Ganti Pengendali, Saham Rp1 Geber Private Placement Rp822,9 Miliar
Seizin Investor, CYBR Usul Stock Split 1:2 Jadi 13,4 Miliar Saham
Efek Lebaran! Analis Sebut Saham MYOR, CMRY Berpotensi Hasilkan Cuan
Harga Minyak Melonjak, Tiga Saham Komoditas Ini Masih Diminati Asing





