EmitenNews.com - PT Pegadaian bersiap melunasi kewajiban Obligasi Berkelanjutan V Pegadaian Tahap V Tahun 2024 Seri B senilai Rp201,2 miliar. Surat utang berperingkat idAAA dari Pefindo tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 6 Februari 2027 mendatang.

Peringkat idAAA menandakan kemampuan obligor yang superior untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya di Indonesia.

Berdasarkan publikasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada Rabu (28/10/2026), perusahaan jasa keuangan BUMN ini berencana melunasi surat utang tersebut menggunakan dana eksternal.

"Pegadaian berencana melunasi surat utang yang jatuh tempo tersebut menggunakan dana eksternal, didukung oleh fasilitas kredit yang belum digunakan," tulis Pefindo dalam laporannya.

Rencana pelunasan eksternal tersebut ditopang oleh ketersediaan fasilitas kredit perbankan yang belum ditarik sebesar Rp14,6 triliun per Juni 2026.

Selain sokongan fasilitas pinjaman luar, posisi likuiditas internal Pegadaian tercatat sangat kokoh. Per Juni 2026, perseroan memegang kas dan setara kas sebesar Rp1,2 triliun di tangan.

Kapasitas pembayaran perseroan makin solid berkat arus kas operasional harian yang kuat dari masyarakat Indonesia. Pegadaian mencatatkan estimasi penerimaan angsuran pembiayaan yang mencapai Rp39,4 triliun per bulan, sehingga kesiapan dana untuk pelunasan kewajiban jatuh tempo berada dalam kondisi aman.(*)