EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah pada perdagangan sesi pertama Rabu, 28 Oktober 2026.

Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 12.00 WIB, IHSG berada di level 5.179,06 atau turun 87,06 poin (-1,65%). IHSG dibuka di 5.249,06 dengan level tertinggi di 5.256,38 dan terendah di 5.167,33.

Nilai transaksi tercatat Rp7,414 triliun dengan volume 16,62 miliar saham dan frekuensi 921.678 kali. Sebanyak 131 saham menguat, 553 saham melemah, dan 104 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp9.112,94 triliun.

Data midday update Tuntun Sekuritas Indonesia mencatat, investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp166,73 miliar.

Dari sisi sektoral, hanya sektor Financials yang menguat +0,20% memimpin penguatan. Sementara Technology melemah -0,39% dan Healthcare -0,83%. Sektor pemberat (laggards) dipimpin Infrastructures -4,95%, Energy -2,72%, dan Basic Materials -2,64%.

Top gainers siang ini dipimpin KOPI +24,83%, ESTA +16,78%, PBID +16,19%, KOKA +15,93%, dan MKNT +12,50%. Sebaliknya top losers ada EURO -9,82%, UDNG -9,52%, GRPM -9,35%, RCCC -8,79%, dan LOPI -8,51%.

Saham dengan nilai transaksi terbesar (top value) adalah BBCA Rp1,46 triliun, BUMI Rp404,32 miliar, BMRI Rp386,87 miliar, TLKM Rp379,86 miliar, dan BBRI Rp341,73 miliar. Untuk top volume ada BUMI 32,88 miliar lot, GOTO 9,82 miliar lot, DEWA 6,11 miliar lot, BIPI 3,55 miliar lot, dan TMPO 2,95 miliar lot.

Aliran dana asing, net foreign buy terbesar ada di BBCA Rp491,16 miliar, BRMS Rp28,67 miliar, DEWA Rp24,19 miliar, AMMN Rp22,90 miliar, dan MBMA Rp18,16 miliar. Sementara net foreign sell terbesar ada di BMRI -Rp168,81 miliar, TLKM -Rp116,25 miliar, BBRI -Rp83,38 miliar, BBNI -Rp56,22 miliar, dan TPIA -Rp30,05 miliar.