Jelang RUPSLB BEI, Cermati Proyeksi IHSG Hari Ini
:
0
Pengunjung memotret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di area main hall BEI. Foto: EmitenNews/Wafi
EmitenNews.com - Menjelang gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLSB) Bursa Efek Indonesia Rabu (28/10/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diutup melemah 1,99 persen ke 5.266,13 pada perdagangan kemarin.
Karena itu, penyelenggaraan RUPSLB dinilai menjadi katalis struktural yang krusial bagi tata kelola dan masa depan pasar modal Indonesia.
Rapat tahunan BEI akan mencakup sejumlah agenda, di antaranya persetujuan perubahan anggaran dasar dalam rangka demutualisasi, penggunaan saldo laba ditahan berdasarkan laporan keuangan auditan hingga 30 Juni 2026, serta rencana kerja dan anggaran tahunan 2027.
Senior Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan, salah satu isu yang menjadi perhatian investor yakni peluang terbukanya jalan bagi investor strategis untuk menjadi pemegang saham BEI.
“Termasuk Danantara. Namun, RUPSLB tidak serta-merta berarti Danantara akan langsung masuk sebagai pemegang saham karena proses tersebut masih memerlukan tahapan lanjutan dan pemenuhan ketentuan regulator,” kata Nafan, Rabu (28/10/2026).
Di saat yang sama, agenda RUPLSB dinilai memberikan dampak sentimen cenderung positif hingga strategis untuk jangka panjang.
“Hal ini mengingat bahwa demutualisasi berpotensi menjadi katalis positif apabila mampu memperkuat independensi bursa, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola, serta memisahkan kepentingan bisnis dari fungsi pengaturan dan pengawasan. Selain itu, masuknya investor strategis juga berpotensi mendukung pengembangan infrastruktur perdagangan, pendalaman pasar, dan daya saing BEI di tingkat regional,” tutur Nafan.
Proyeksi IHSG
Sementara untuk IHSG, Nafan mencermati area support di 5.192 dan 5.065, dengan resistance di 5.398 dan 5.524 untuk perdagangan Rabu (28/10).
Sementara itu, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda memproyeksikan IHSG berpotensi menguji support 5.182-5.118 setelah gagal bertahan di atas 5.400.
Related News
Manulife Perkuat Inklusi Keuangan Kaum Disabilitas
Setor Jelantah Dapat E-Wallet, Pertamina Pacu Bioavtur
Angkutan Barang Solid, KAI Raih Peringkat idAAA Pefindo
IHSG Lanjutkan Penurunan ke 5.266,13, Big Banks Jadi Pemberat Utama
Outflow Deras Imbas MSCI, Kepercayaan Investor Masih Jadi Tantangan
Volatil, IHSG Sesi I (27/10) Loyo 0,32% ke 5.355





