PEI Segera Ajukan Izin Pendanaan Pasar Perdana
:
0
Direktur PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI), Suryadi. dok. ist.
EmitenNews.com - PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) akan mengajukan izin peluncuran produk baru yakni Pendanaan Pasar Perdana (IPO Financing) di pasar modal Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur PEI, Suryadi mengatakan, calon produk baru ini akan menangkap peluang dari Keterbatasan sumber pendanaan bagi investor di pasar perdana dalam memberikan kesempatan bagi investor dalam mengenjot keuntungan dari sektor pasar modal, bahkan dari hari pertama Efek tersebut ditransaksikan di Bursa.
Kajian awal atas produk tersebut telah selesai dilakukan pada tahun 2022, dan pada tahun depan PEI merencanakan melakukan pendalaman dan studi komparasi terkait implementasi IPO Financing di negara lain.
“Harapannya, PEI telah menyelesaikan kajian menyeluruh atas IPO Financing dan mengajukan produk tersebut kepada OJK agar dapat segera diimplementasikan dan meningkatkan peluang pendanaan di pasar perdana bagi para investor Indonesia,” kata Direktur PEI, Suryadi dalam paparan media, Rabu (28/12/2022).
Sedangkan tiga produk lama dia merinci PEI telah menyalur pendanaan transaksi marjin Rp1,1 Triliun per minggu ketiga Desember 2022. Pendanaan Transaksi Marjin diberikan kepada Partisipan PEI yang berjumlah 16 Anggota Bursa (AB), atau meningkat 4 AB jika dibandingkan dengan jumlah Partisipan PEI tahun 2021.
Related News
Tekanan Bertubi-Tubi, Rupiah Berpotensi Sentuh Rp17.550 Pekan Ini
Sama Dengan Indonesia, PMI Manufaktur Thailand Juga 'Letoy'
BI: Kenaikan Surplus Neraca Perdagangan Topang Ekonomi Eksternal
Rantai Pasok Global Terganggu, PMI Manufaktur Indonesia April Melemah
Eskalasi Timur Tengah Bawa Dolar Kembali Berfluktuasi
Rupiah Makin Loyo, Hampir Sentuh Rp17.400





