Eskalasi Timur Tengah Bawa Dolar Kembali Berfluktuasi
:
0
Uang dolar AS. (Foto: Istimewa)
EmitenNews.com - Indeks dolar AS berfluktuasi di sekitar 98,5 pada hari Selasa setelah pulih pada sesi sebelumnya, didukung oleh permintaan aset aman karena ketegangan yang kembali terjadi di Timur Tengah mengancam akan menggagalkan gencatan senjata empat minggu antara AS dan Iran.
Pasukan AS berhasil memukul mundur serangan Iran saat mengawal dua kapal berbendera AS melalui Selat Hormuz, sementara UEA melaporkan mencegat rudal jelajah yang diluncurkan oleh Iran dan mengaitkan kebakaran besar di pelabuhan Fujairah dengan serangan pesawat tak berawak.
Harga minyak, dolar AS, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS naik bersamaan karena ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.
Traading Economics melaporkan investor kini mengalihkan perhatian mereka ke pidato-pidato mendatang dari para pejabat Fed dan sejumlah rilis data ekonomi penting, termasuk laporan pekerjaan bulanan yang sangat dinantikan.
Ekonomi AS diproyeksikan telah menambah sekitar 60.000 pekerjaan pada bulan April, perlambatan tajam dari peningkatan 178.000 yang tercatat pada bulan Maret.(*)
Related News
Purbaya Dengan Pede Sampaikan Begini di Nankai University
Dolar Relatif Stagnan, Begini Pergerakan Rupiah Hari ini
Yen Melemah, Dekati Level Terendah dalam 40 Tahun
Emas Antam Tak Bergeming, Meski Harga Emas Jatuh di Bawah USD4.150
Perundingan Damai Terhenti, Harga Minyak Melonjak 3% Emas Merosot
Bahlil Ungkap Listrik Padam Tanggung Jawab PLN, Soal Batu Bara Aman





