Pelan tapi Pasti, Emiten Jagoan Prajogo Penuhi Free Float 15 Persen
:
0
Prajogo Pangestu.
EmitenNews.com - Empat dari lima emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu belum memenuhi free float hingga 31 Maret 2026. Hal ini merujuk pada pengumuman yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang jumlah saham free float dan jumlah pemegang saham, Kamis (7/5/2026).
Berdasarkan data tersebut, baru PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang telah memenuhi aturan terbaru terkait batas minimum free float sebesar 15 persen. BRPT dikategorikan telah memenuhi karena persentase free foatnya sebesar 26,7 persen. Adapun market cap BRPT mencapai Rp127,96 triliun dengan jumlah pemegang saham 108.056.
Sementara itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) persentase free float baru mencapai 14,9 persen, dengan market cap mencapai Rp119,16 triliun serta jumlah pemegang saham 94.997. Disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang persentase free floatnya 12,3 persen, dengan market cap mencapai Rp702,37 triliun dan jumlah pemegang saham sebanyak 29.146.
Selanjutnya, PT Petrosea Tbk (PTRO) persentase free floatnya sebanyak 13,4 persen dengan market cap mencapai Rp18,28 triliun dan jumlah pemegang saham sebanyak 12.845. Terakhir PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan persentase free float sebanyak 8,1 persen, market cap-nya mencapai Rp148,51 triliun dan jumlah pemegang saham sebanyak 11.235.
Kendati belum memenuhi aturan free float, merujuk ketentuan angka Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia nomor Kep-00045/BEI/03-2026, terdapat kebijakan khusus untuk emiten dengan market cap di atas Rp5 triliun.
Pertama, ada kewajiban bertahap yakni untuk emiten dengan market cap jumbo seperti BREN dan TPIA yang free float-nya masih di bawah 12,5 persen, Bursa memberikan relaksasi berupa kewajiban mencapai 12,5 persen dulu di Maret 2027, baru kemudian wajib mencapai 15 persen di Maret 2028.
Sementara untuk CUAN dan PTRO, karena posisi free float mereka sudah di atas 12,5 persen tapi masih di bawah 15 persen, mereka langsung ditargetkan wajib menyentuh angka 15 persen pada 31 Maret 2027.
Perkembangan Terkini
Di sisi lain, merujuk perkembangan terakhir dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dirilis BEI, saham-saham tersebut kian mendekati porsi free float yang disyaratkan sebesar 15 persen.
Pembaruan pemegang efek tersebut diinformasikan pada tiga waktu yang berbeda. Di antaranya, sejak 9 April 2026, BRPT mencatatkan porsi free float 26,73 persen, hingga kini belum ada informasi perubahan porsi.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





