Pemodal Selektif, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEW
EmitenNews.com - Wall Street libur memperingati Juneteenth National Independence Day (pengumuman penghapusan perbudakan di negara bagian Texas pada 1.865, lebih merujuk kepada emansipasi ras Afrika-Amerika di seluruh Amerika Serikat).
Di sisi lain, lonjakan harga minyak mentah diperdagangan Asia seiring ketidakpastian perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, dan aksi jual investor asing berlanjut diprediksi menjadi sentimen negatif pasar. Sikap hati-hati investor menunggu status pembekuan rebalancing MSCI berpeluang menjadi tambahan sentimen negatif indeks harga saham gabungan (IHSG).
So, IHsG diprediksi bergerak melemah dengan kisaran support 6.075-5.975, dan resistance 6.280-6.380. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Wismilak (?WIIM), HM Sampoerna (?HMSP), Gudang Garam (?GGRM), Bank BCA (?BBCA), Harum (?HRUM), dan AKR Corporindo (?AKRA). (*)
Related News
Genjot ini, Bank Raya Hadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2
IHSG Turun Tipis ke 6.343, Saham-Saham Bakrie Kinclong
Perkuat Pendidikan Karakter, ini Aksi Nyata Alumni ITB Angkatan 1985
IHSG Mendatar di Sesi I, Saham Grup Bakrie Justru Berpesta!
RI-China Bakal Sulap Madura Jadi Kawasan Industri Berat
IHSG Dibuka Mencuat 0,45 Persen Dekati Level 6.400





