EmitenNews.com - PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk. (OLIV) mematok  harga Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp100 per saham dengan melepas sebanyak 400.000.000 lembar saham atau 21,10 persen dari modal ditempatkan dan disetor  setelah IPO pada nilai nominal Rp10 per saham.


Dalam prospektus e-ipo yang dipublikasikan hari ini Senin (9/5) disebutkan  perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan furnitur online ini harga perdana yang dipatok merupakan harga terendah pada penawaran awal yang dipasang pada kisaran Rp100 - Rp125 per saham. Sehingga dana yang bakal di raup turun menjadi Rp40 miliar.


Bersamaan dengan penerbitan Saham Baru, Perseroan juga menawarkan Waran Seri I sebesar sebanyak-banyaknya 400.000.000 Waran Seri I, yang mewakili sebanyak-banyaknya 26,67% dari jumlah saham dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp120  sehingga seluruhnya adalah sebanyak Rp48.000.000.000. Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp10,00 setiap sahamnya.

 

Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek yakni Danatama Makmur Sekuritas.

 

Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:

- Efektif : 27 April 2022

- Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 9 – 12 Mei 2022

- Penjatahan : 12 Mei 2022

- Distribusi Saham & Waran Secara Elektronik dan Refund : 13 Mei 2022

- Pencatatan Sahan dan Waran Seri I Pada Bursa Efek Indonesia : 17 Mei 2022

- Awal Perdagangan Waran Seri I : 17 Mei 2022

 

Akhir Perdagangan Waran Seri I di Pasar Reguler dan Negosiasi : 15 Mei 2023, Akhir Perdagangan Waran Seri I di Pasar Tunai : 18 Mei 2023, Awal Pelaksanaan Waran Seri I : 14 November 2022 dan Akhir Pelaksanaan Waran Seri I : 18 Mei 2023

 

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sekitar 11,78% akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal terkait renovasi Gudang dan memperkuat jaringan perdagangan produk-produk furnitur dengan menambah armada owen-leet berupa truk. "Terkait hal ini, Perseroan masih dalam tahap penjajakan bagi pihak yang akan ditunjuk sebagai lawan transaksi dengan Perseroan. Perseroan memperkirakan jangka waktu pelaksanaan penggunaan dana sekitar 2 tahun,"jelas Manajemen OLIV.