Pendaftaran Calon Ketua DK LPS Dibuka, Purbaya Akan Maju Lagi
Ketua DK LPS, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok)
EmitenNews.com - Panitia seleksi pemilihan Calon Ketua Dewan Komisioner (DK) dan Calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah membuka pendaftaran pemilihan Calon Ketua dan ADK LPS periode 2025-2030.
Ketua DK LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan diri bakal kembali mencalonkan diri lagi dalam seleksi tersebut.
"Ya, saya akan maju lagi. Minggu depan saya daftar. Doakan ya," kata Purbaya saat ditemui InfoPublik di ruang kerjanya, di Kantor Pusat LPS, Jumat (4/7/2025).
Menurut Purbaya, dirinya akan memperkuat layanan resolusi bank jika terpulih kembali menjadi Ketua DK LPS.
Ia juga menegaskan visinya untuk LPS di periode selanjutnya adalah memastikan penjaminan LPS berjalan lancar dan melakukan resolusi sebaik dan secepat mungkin.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati selaku Ketua Panitia Seleksi Pemilihan Calon Ketua DK dan ADK LPS telah membuka pendaftaran pemilihan yang dimaksud untuk masa jabatan periode 2025 hingga 2030.
Pendaftaran calon DK LPS tersebut dimulai pada 4 Juli 2025 dan ditutup 10 Juli 2025 pukul 23.59 WIB.
Seleksi terdiri dari dua tahapan, yakni Tahapan I (Seleksi Administratif) dan Tahapan II (Seleksi Kelayakan dan Kepatutan). Proses pendaftaran dilakukan secara online lewat laman resmi panitia seleksi (pansel) di https://seleksi-dklps.kemenkeu.go.id.
Merujuk Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), ADK LPS harus berjumlahkan 7 orang dengan 4 orang berasal dari atau dalam LPS, dengan minimal 2 orang dari luar LPS. Sri Mulyani, selaku ketua pansel mengatakan, ADK yang dicari adalah Ketua DK LPS dan ADK membidangi program penjaminan dan resolusi bank.
Adapun masa jabatan Ketua DK LPS Purbaya Yudhi Sadewa dan ADK LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank Didik Madiyono akan berakhir 3 September mendatang.(*)
Related News
IHSG (12/1) Parkir di 8.947 Saat Makan Siang, Saham Emas Kian Ceria
Kemenhub Alokasikan 150 Unit Bus Sekolah Sepanjang 2025
Tren Penurunan Bunga Simpanan Makin Tak Tertahan
Saham Belum jadi Pilihan, Inflow ke Emerging Markets Tertekan
Kontribusi Nilai Tambah Bruto Perusahaan di KEK Rp19,6 Triliun
Mengekor Wall Street, IHSG Susuri Zona Hijau





