Pendapatan Naik, Laba SGER Drop 21,7 Persen di Kuartal II
:
0
Gambar emiten SGER
EmitenNews.com - PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 21,73% pada semester pertama 2024, meskipun pendapatan perusahaan mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 24,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan laba ini terutama disebabkan oleh kenaikan beban pokok pendapatan yang membebani kinerja keuangan perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan semester I 2024 yang dirilis pada Selasa (13/8), SGER membukukan pendapatan sebesar Rp7,50 triliun, naik dari Rp6,03 triliun pada semester pertama tahun 2023. Meskipun pendapatan naik, laba kotor perusahaan mengalami penurunan menjadi Rp710,87 miliar dari Rp835,19 miliar, dengan margin laba kotor yang menurun dari 13,82% menjadi 9,45%.
Kontribusi terbesar terhadap pendapatan SGER berasal dari penjualan batubara yang mencapai Rp7,41 triliun, naik dari Rp6 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, pendapatan dari penjualan nikel juga menunjukkan peningkatan yang signifikan menjadi Rp89,11 miliar dari sebelumnya Rp28,82 miliar. Namun, pendapatan dari jasa kontraktor turun menjadi nol, dari sebelumnya Rp9,40 miliar.
Dalam hal kontribusi konsumen, dua perusahaan asal Vietnam memberikan sumbangan terbesar terhadap total pendapatan SGER. Viet Phat Import Trading Investment JSC menyumbang 32% dari total pendapatan, sementara Viet Nam Ocean Shipping Joint Stock Company menyumbang 16%.
Meskipun pendapatan dari penjualan batubara dan nikel mengalami peningkatan, tekanan pada margin laba kotor menunjukkan bahwa SGER perlu mengelola biaya operasionalnya dengan lebih efektif untuk mempertahankan profitabilitas di tengah kenaikan beban pokok pendapatan. Tantangan ini akan menjadi fokus utama perusahaan dalam menghadapi sisa tahun 2024.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





