Pendapatan Naik, Natura Developments (CITY) Kuartal III-2023 Masih Rugi Rp18,66 Miliar

EmitenNews.com - Natura City Developments (CITY) per 30 September 2023 rugi Rp18,66 miliar. Turun minimalis 1,32 persen dari periode sama tahun lalu tekor Rp18,91 miliar. Dengan begitu, rugi bersih per saham dasar terkumpul Rp3,45 dari posisi sama tahun sebelumnya Rp3,50.
Pendapatan bersih Rp29,95 miliar, melejit 45 persen dari posisi sama tahun lalu Rp20,55 miliar. Beban pokok pendapatan Rp15,47 miliar, membengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp9,73 miliar. Laba kotor terakumulasi sebesar Rp14,47 miliar, melesat 33 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp10,82 miliar.
Beban penjualan Rp11,21 miliar, bengkak dari Rp9,06 miliar. Beban umum dan administrasi Rp24,87 miliar, naik dari Rp22,47 miliar. Beban pajak final Rp687,91 juta, surplus dari Rp418,45 juta. Pendapatan operasi lainnya Rp3,23 miliar, menanjak dari posisi sama tahun lalu Rp1,54 miliar. Beban operasi lainnya Rp158,76 juta, naik tipis dari Rp155,05 juta.
Rugi usaha Rp19,22 miliar, susut dari posisi sama tahun lalu Rp19,73 miliar. Pendapatan keuangan Rp1,18 miliar, naik tipis dari Rp1,14 miliar. Rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp18,04 miliar, turun dari edisi sama tahun sebelumnya Rp18,58 miliar. Rugi bersih tahun berjalan tercatat Rp18,66 miliar, susut 1,32 persen dari periode sama tahun lalu Rp18,91 miliar.
Total ekuitas Rp835,97 miliar, mengalami penyusutan dari akhir tahun lalu senilai Rp854,63 miliar. Jumlah liabilitas Rp114,94 miliar, melambung dari episode akhir tahun sebelumnya Rp79,33 miliar. Total aset terkumpul Rp950,92 miliar, melesat dari posisi akhir tahun sebelumnya hanya tercatat Rp933,97 miliar. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG