EmitenNews.com -Pengelola gerai Subway dan Starbucks, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) hingga periode 30 September 2023, mencatat laba bersih naik 13,59 persen menjadi Rp121,34 miliar, jauh dibandingkan dari periode yang sama 2022 senilai Rp106,81 miliar.

 

Dengan begitu, laba per saham dasar MAPB naik menjadi Rp55 per lembar dari sebelumnya Rp49 per saham dasar per 30 September 2022.

 

Seiring dengan perolehan laba, MAPB juga mencatat kenaikan penjualan sebesar 24,97% menjadi Rp3,07 triliun dari sebelumnya Rp2,45 triliun. Penjualan minuman masih mendominasi dengan menyumbang sebesar Rp1,81 triliun, naik 21,7% dari sebelumnya Rp1,49 triliun.

 

Kemudian, penjualan makanan tercatat sebesar Rp1,04 triliun, naik 28,25% dari sebelumnya Rp812,85 miliar. Selain itu, penjualan produk lainnya juga tercatat naik 39,65% dari Rp211,14 miliar menjadi Rp151,18 miliar.

 

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan mengalami kenaikan 23,7% menjadi Rp950,58 miliar dari sebelumnya Rp768,42 miliar.

 

Beban penjualan juga naik menjadi Rp1,69 triliun, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp251,44 miliar, serta beban keuangan turun menjadi Rp25,54 miliar.


Hingga akhir September 2023, total nilai aset MAPB tercatat sebesar Rp3,24 triliun atau naik 25,86% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp2,57 triliun.


Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp1,51 triliun dan ekuitas sebesar Rp1,72 triliun.