Pengendali Gaspol Rencana Go Private, Free Float META Semakin Mini
:
0
PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) menggeber rencana go private setelah diakuisisi Grup Salim
EmitenNews.com - Kepemilikan pemegang saham pengendali PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) kembali bertambah pada akhir Desember 2025. Metro Pacific Tollways meningkatkan porsinya dari 96 persen pada November 2025 menjadi 97 persen.
Hingga akhir Desember 2025, Metro Pacific Tollways menggenggam 17.202.056.874 saham META, naik dibanding bulan sebelumnya sebanyak 17.164.206.874 saham.
Seiring itu, porsi saham publik (free float) kian menyusut. Registrasi pemegang efek mencatat, kepemilikan publik turun menjadi 120.793.876 saham atau setara 0,68 persen pada Desember 2025, dari sebelumnya 160.643.876 saham (0,91 persen).
Free float META kini bahkan lebih kecil dibanding saham treasury yang digenggam Perseroan sebanyak 385.455.000 saham atau 2,18 persen dari total modal disetor 17.710.708.194 saham.
Sebagai catatan, META telah mengantongi persetujuan pemegang saham untuk go private sejak RUPS 21 Desember 2023. Perseroan resmi memulai Penawaran Tender Sukarela (PTS) pada 19 Maret 2024 setelah memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada 15 Maret 2024.
Pengendali META, Metro Pacific Tollways Indonesia Services (MPTIS), menargetkan pembelian hingga 4,49 miliar saham atau 23,18 persen saham beredar dengan harga Rp250 per saham. Harga tersebut diklaim premium sekitar 34 persen di atas rata-rata harga tertinggi perdagangan harian 90 hari sebelum pengumuman RUPS go private yang berada di level Rp187 per saham.
Related News
Umumkan DHB 5.0, Apresiasi Tinggi untuk Nasabah Setia Danamon (BDMN)
SMDR Bagi Dividen Final Rp155,6 Miliar Senilai Rp9,5 per Saham
KOTA Garap Rest Area Rp300M di JORR 2, Perkuat Mesin Recurring Income
Saham Publik Cuma 0,22 Persen, FASW Cari Jalan Keluar Suspensi BEI
Jadi Rebutan Investor, TPIA Resmi Tuntaskan PUB V Rp6 Triliun
Saham Bank Mandiri (BMRI) Drop 6 Hari Beruntun Usai Dirut Riduan Beli





